Teori Konspirasi Adolf Hitler Mati di Garut, Kabur ke Indonesia hingga Nikahi Wanita Sunda

Suara Garut

Sabtu, 07 Oktober 2023 | 08:42 WIB
Teori Konspirasi Adolf Hitler Mati di Garut, Kabur ke Indonesia hingga Nikahi Wanita Sunda
Dokter Poch yang diduga adalah Hitler dan istrinya, Sulaesih (kiri) serta perbandingan foto Hitler dan Dokter Poch (kanan) ((Ardiyansyah.com))

SUARA GARUT Adolf Hitler atau lebih dikenal Hitler merupakan salah seorang tokoh dalam sejarah dunia. Hitler sendiri adalah politisi negara Jerman— Ketua Partai Nazi.

Selain itu, pria yang lahir di Austria tersebut disebut-sebut sebagai salah satu pemicu terjadinya Perang Dunia II. Ia juga dahulu dikenal sebagai figur yang mendukung gerakan anti-rokok di Jerman.

Bahkan, Hitler pun dikabarkan tidak menyukai dan tak pernah meminum minuman beralkohol dan mengajak warga Jerman saat itu agar tidak mengonsumsi zat-zat memabukkan.

Berdasarkan literatur sejarah, Hitler meninggal dunia di Berlin, Jerman pada 2 Mei 1945 bersama kekasihnya karena melakukan bunuh diri. Namun, muncul sebuah teori konspirasi yang menyebutkan pria vegetarian itu dimakamkan Garut.

Sebuah buku yang berjudul "Garut Kota Illuminati" lansiran tahun 2013, menjelaskan bahwa Hitler pernah bermukim di Garut. Dalam  buku itu juga disebutkan, Garut merupakan suatu tempat pencarian Kota Atlantis yang sudah lama hilang.

Adapun alasan Hitler bisa berada di Garut karena dirinya melarikan diri dari Jerman ke Indonesia pasca terjadinya Perang Dunia II. Buku yang kontroversial ini juga menyebutkan Indonesia merupakan salah satu tempat tinggal kaum Illuminati Freemason.

Mulai dari sini juga Garut mendapat julukan Swiss van Java. Mereka (kaum Illuminati Freemason) menganggap Garut sangat mirip dengan Swiss yang notabene basis pergerakan dan pusat keuangan kelompok Illuminati Freemason.

Hal tersebut pula yang melandasi bahwa Hitler dikabarkan sempat tinggal di Indonesia, yaitu di Garut. Teori konspirasi Hitler kabur ke Indonesia sendiri berawal dari tokoh militer Indonesia, dr. Sosro Husodo yang berasal dari Bandung.

Sosro dalam pemaparan asumsinya melalui sebuah artikel yang dimuat di surat kabar Pikiran Rakyat tahun 1983, mengatakan, dirinya sangat yakin pernah bertemu dengan Hitler.

baca juga

Ia mengaku bertemu Hitler pada 1960 di daerah Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Namun, saat itu Hitler menggunakan nama dr. Poch dan tinggal (Kabupaten) Dompu, Nusa Tenggara Barat. 

Berselang beberapa waktu kemudian, Poch berpindah tempat tinggal ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Tak berselang lama, Poch pindah lagi ke Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. 

Ketika bermukim di Sumbawa Besar, Poch diketahui berprofesi sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa Besar. Bahkan, Poch dikenali oleh semua masyarakat di Pulau Sumbawa. Masyarakat sana menyapanya dengan sebutan 'Dokter Jerman'.

Hal lain yang membuat Sosro yakin dirinya pernah bertemu dengan Hitler ialah bentuk fisik Poch sangat mirip bahkan sama dengan tokoh Nazi itu. Adolf Hitler tak dapat berjalan normal karena mengalami kelumpuhan pada kaki kirinya.

Sistem penglihatannya pun mengalami gangguan. Tokoh Nazi itu juga mempunyai riwayat penyakit kejang urat (bergetar) pada tangan kirinya setelah melakukan pertemuan di Volgograd (dulu Stallingrad), Rusia. 

Tak hanya itu, dikabarkan Sosro juga pernah melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap tangan kiri Poch. Ketika itu Sosro bertanya kepada Poch— tangan kirinya kerap bergetar telah berlangsung berapa lama.

Istri Poch, Sulaesih yang saat itu berada di samping Poch langsung menjawab pertanyaan Sosro— tangan kiri kerap bergetar sejak Jerman mengalami kekalahan dalam sebuah pertempuran yang tak jauh dari Kota Moskow. 

Namun, rekam jejak kehidupan Poch di tanah air pun diketahui hanya sampai 1970 persis pasca dirinya meninggal di Rumah Sakit Menjangan Surabaya, yaitu pada 15 Januari 1970.

Artikel yang dituliskan Sosro juga menyebutkan terdapat berbagai dokumen pribadi Poch yang diduga kuat berkorelasi dengan Hitler.

Salah satu buku lain berjudul "Rahasia yang Terkuak: Hitler Mati di Indonesia" juga menjelaskan Hitler tiba di Indonesia sekaligus berpindah kewarganegaraan menjadi warga Indonesia lalu berprofesi sebagai dokter di RSUD Sumbawa Besar tadi.

Seiring berjalannya waktu, ia menikahi seorang wanita asal Sunda bernama Sulaesih pada 1965 yang dijumpainya ketika gadis itu tengah berkelana ke daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Pada tahun 1964, Hitler juga dikabarkan memutuskan menjadi seorang mualaf sebelum menikahi Sulaesih. Perpindahan agama atau keyakinan Hitler itu disebut-sebut dihadiri dan disaksikan langsung pihak Kantor Agama Sumbawa.

Bahkan, ia juga ceritakan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar. Sedangkan, menguatnya dugaan Poch adalah Hitler adalah ketika U-Boat, kapal selam Nazi ditemukan di kawasan Karimun Jawa, Jawa Tengah pada 2013 silam.

Hingga sekarang, teori (konspirasi) Hitler mati pernah tinggal di Indonesia khususnya Garut pun tentunya masih menjadi misteri dan teka-teki yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sejarah RSUD dr. Slamet Garut, Berawal dari Wabah Penyakit Pes di "Tatar Garoet"

Ini Sejarah RSUD dr. Slamet Garut, Berawal dari Wabah Penyakit Pes di "Tatar Garoet"

Garut | Senin, 02 Oktober 2023 | 22:35 WIB

Masjid Agung Garut, Ikon Bersejarah Kota Dodol yang Berdiri Sejak 1813

Masjid Agung Garut, Ikon Bersejarah Kota Dodol yang Berdiri Sejak 1813

Garut | Jum'at, 29 September 2023 | 16:30 WIB

Mengulik Sejarah Pendopo Garut yang Jadi Titik Nol Kota Dodol

Mengulik Sejarah Pendopo Garut yang Jadi Titik Nol Kota Dodol

Garut | Kamis, 28 September 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

×