SUARA GARUT- Mantan pelatih Persib Bandung yang kini menukangi Persela Lamongan, Jajang Nurjaman (Janur) ikut bertanding di Laga Amal Bersama Yayasan Bugar Beramal Komunitas Peduli Anak Yatim (Kopy) Kabupaten Garut, Jawa Barat di lapang sintetis Garut Soccer Center (GSC), Kecamatan Banyuresmi, Garut, Kamis (12/10/2023).
Meski sudah memasuki usia 64 tahun, namun pergerakan dan kepiawaiannya memainkan bola, Janur mampu memukau penonton yang hadir di GSC.
Ia mengaku senang bisa bermain kembali di Garut, karena semasa kompetisi perserikatan PSSI, Janur berkali kali bermain di Stadion Jayaraga.
"Kedatangan saya di Garut adalah untuk bersilaturahim dengan masyarakat sepakbola Garut, khususnya dengan komunitas Kopy. Ini sangat luar biasa berolahraga sambil beramal, ini kegiatan yang sangat mulia. Mudah mudahan kegiatannya lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat, " kata Janur.
Janur juga ternyata memperhatikan perkembangan sepakbola Garut. Menurutnya, sepakbola Garut mengalami fluktuatif yang terlalu tinggi.
"Di era saya dulu banyak pemain Persib asal Garut, sebut saja ada Aden, Uut, Dede Suhendar, Suryamin Wawan Karnawan. Kemudian sempat vakum, Nah sekarang bermunculan lagi banyak sekali pemain yang berlaga di liga 1. Ini menunjukan bahwa Garut sudah menggeliat lagi, " ungkapnya.
Ajang Nurjaman yang kini dibantu pelatih fisik asal Garut, Budi Kurnia di Persela juga memberikan masukan untuk Askab PSSI Garut untuk lebih memperbanyak kompetisi sebagai pembinaan pemain.
"Kompetisi ini untuk mengasah talenta pesepak bola. Juga harus didukung oleh pemerintah daerah. Tanpa ada dukungan dari pemerintah daerah, di daerah itu sulit untuk bisa mengembangkan sepakbola," ujarnya.
Sebagai pelatih Persela Lamongan, Janur kini mematok target ke liga 1. Posisi Persela sendiri di liga 2 saat ini berada di puncak klasemen Grup 3 dengan poin 12.
Baca Juga: Bupati Garut Rudy Gunawan Siap Maju Pilgub Jawa Barat, Segini Total Kekayaannya
"Kehadiran Coach Budi pelatih asal Garut di Persela sangat membantu, karena sudah cukup berpengalaman di liga 1 dan Liga 2," katanya.
Budi Kurnia selaku pendiri Yayasan Bugar Beramal Kopy, Yang juga asisten Janur di Persela, mengatakan, laga amal ini diselenggarakan untuk mengumpulkan donasi untuk merenovasi 7 mesjid yang dicanangkan yayasannya.
"Sedikit cerita ya, mendatangkan Coach Janur itu kaya berjudi, kenapa? Karena datang dan tidaknya ke sini (ke Garut-red) itu tergantung hasil pertandingan Persela lawan Deltras Sidoarjo. Dan Masya Allah kemarin kita menang sehingga Coach Janur jadi ke sini, " tuturnya.
Pelatih fisik kelahiran Garut ini meminta doanya agar Persela lolos ke liga 1. Sebagai pendiri Yayasan Bugar Beramal Kopy, ia berterima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk biaya renovasi mesjid.
"Alhamdulillah hari ini donasi ya sudah kami salurkan untuk 7 mesjid yang kita targetkan. Semoga menjadi amal soleh bagi para donasi dan mendapatkan balasan dari Allah Subhanahu Wa Taala," pungkasnya. (*)