Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). [Ist]
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen yang didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan pemerintah.
  • Peningkatan ekonomi dipicu oleh momen Idulfitri, pembayaran tunjangan hari raya, serta realisasi program prioritas Makan Bergizi Gratis.
  • Investasi dan sektor pariwisata turut berkontribusi positif sehingga Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan tahunan tetap dalam tren kuat.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat mengalami akselerasi yang signifikan dengan mencapai angka 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny, mengungkapkan bahwa capaian ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,39 persen (yoy).

"Kuatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal tahun ini didorong oleh solidnya aktivitas domestik, di mana konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,52 persen (yoy)," katanya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (7/5/2026).

Ramdan Denny menjelaskan bahwa peningkatan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.

Selain itu juga dampak positif dari berbagai paket stimulus yang digelontorkan Pemerintah untuk menjaga daya beli.

Dari sisi pengeluaran, lonjakan paling tajam terlihat pada konsumsi Pemerintah yang tumbuh tinggi mencapai 21,81 persen (yoy).

Bank Indonesia
Bank Indonesia

"Kenaikan ini didorong oleh realisasi belanja pegawai melalui pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14, serta akselerasi belanja program prioritas, terutama program Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya.

Di sisi lain, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga menunjukka performa positif dengan tumbuh sebesar 5,96 persen (yoy), yang didominasi oleh permintaan kendaraan, mesin, dan perlengkapan.

Sementara itu, sektor ekspor masih mampu tumbuh 0,90 persen (yoy) di tengah dinamika global, ditopang oleh permintaan mitra dagang utama dan geliat industri pariwisata.

Melihat dari lapangan usaha (LU), sektor Industri Pengolahan, Perdagangan, dan Pertanian tetap menjadi kontributor utama yang tumbuh stabil.

Namun, pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum serta sektor Transportasi dan Pergudangan, seiring dengan masifnya pergerakan wisatawan mancanegara maupun domestik saat libur lebaran.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I 2026 terjadi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra).

Posisi selanjutnya diikuti oleh wilayah Sulawesi, Jawa, Sumatera, Maluku dan Papua (Mapua), serta Kalimantan.

Menatap prospek ke depan, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk keseluruhan tahun 2026 akan tetap berada dalam tren kuat pada kisaran 4,9 hingga 5,7 persen.

"BI berkomitmen terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan system pembayaran yang bersinergi dengan kebijakan Pemerintah guna menjaga stabilitas ekonomi nasional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Terkini

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB