Mengapa Harus Mengakhiri Hidup?

Esti Utami

Minggu, 23 Maret 2014 | 11:12 WIB
Mengapa Harus Mengakhiri Hidup?
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Banyak orang memilih mengakhiri hidupnya, sebagai solusi masalah yang dihadapinya. Dan belakangan angka bunuh diri terus meningkat.  Yang mengejutkan pelaku bunuh diri justru dilakukan kaum muda, seolah masalah yang mereka hadapi begitu berat dan tak ada jalan keluarnya.

Tapi benarkah bunuh diri satu-satunya jalan keluar bagi masalah yang dihadapi?  Bunuh diri bukanlah solusi, tapi hanyalah upaya untuk melarikan diri dari masalah. Dan yakinlah, sepanjang hidupnya orang akan selalu menghadapi masalah. Jadi mengapa harus mengambil solusi permanen untuk menghadapi masalah yang bersifat sementara. Dan, bunuh diri justru akan menimbulkan rentetan masalah lain juga justru menutup kesempatan seseorang merasakan kebahagiaan yang lebih besar yang menanti di masa yang akan datang.

Trauma keluarga yang ditinggalkan.
Bunuh diri bukanlah pilihan dalam hidup, karena ini akibatnya tak hanya dirasakan pelakunya. Kasus bunuh diri akan meninggalkan trauma bagi keluarga dan orang terdekatnya. Mereka akan akan diliputi rasa bersalah dan pertanyaan yang tak terjawab, mengapa mereka tidak mampu mencegah hal ini terjadi.

Pengalaman hidup.
Manusia dianugerahi kemampuan untuk merasakan sukacita dan duka yang mendalam. Hanya dengan merasakan keputus-asaan yang mendalam, kita dapat menghargai kebahagiaan. Terus-menerus bahagia, akan membuat kita berhenti menghargainya. Jadi untuk bisa menghargai hal-hal baik, kita perlu mengalami hal-hal buruk. Jika Anda menyelesaikan masalah dengan bunuh diri, sama artinya dengan membuang kesempatan untuk merasakan sukacita yang lebih besar.

Memilih untuk gagal.
Berjuang untuk bertahan hidup adalah keunggulan manusia lainnya. Menjadi pengecut bukan cara yang tepat untuk menangani masalah Anda. Ingat, banyak orang juga menghadapi situasi sulit seperti yang kita hadapi. Kesulitan adalah untuk diatasi. Mengalah sementara pada kesedihan, merasa patah hati atau gagal adalah wajar. Tapi selama kita berusaha, akan selalu ada jalan keluar.

Hidup tak layak disia-siakan.
Hidup adalah anugerah terbesar bagi manusia, dan tak ada yang berhak untuk mencabut hidup orang lain. Hidup juga menawarkan banyak hal yang sayang dilewatkan. Kita tentu tak ingin lewatkan semua keindahan itu, hanya demi menghindari sebuah kesulitan yang kebetulan lewat kan? Percayalah waktu akan menyembuhkan luka Anda. (Sumber: boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Tanda saat Kematian Mendekat

10 Tanda saat Kematian Mendekat

Lifestyle | Jum'at, 21 Maret 2014 | 21:01 WIB

Terungkap, Foto-foto TKP Kematian Vokalis Nirvana Kurt Cobain

Terungkap, Foto-foto TKP Kematian Vokalis Nirvana Kurt Cobain

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2014 | 11:56 WIB

Kekasih Mick Jagger Tewas Bunuh Diri

Kekasih Mick Jagger Tewas Bunuh Diri

Entertainment | Selasa, 18 Maret 2014 | 14:57 WIB

Dimarahi Karena Bolos Sekolah, Bocah 11 Tahun Gantung Diri

Dimarahi Karena Bolos Sekolah, Bocah 11 Tahun Gantung Diri

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 15:50 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×