Terlalu Banyak Joging Bisa Sebabkan Kematian Dini

Ririn Indriani

Senin, 07 April 2014 | 16:35 WIB
Terlalu Banyak Joging Bisa Sebabkan Kematian Dini
Ilustrasi jogging. (sumber: Visualphotos).

Suara.com - Latihan fisik dikenal sebagai salah satu kegiatan yang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.

Salah satunya adalah joging atau berjalan di pagi hari. Ada banyak manfaat penting dari latihan fisik tersebut.

Namun bila dilakukan terlalu banyak, menurut penelitian terkini, dapat menyebabkan kematian dini.

Hasil mengejutkan tersebut diperoleh para peneliti dari Cardiovascular Research Institute, Pennsylvania, setelah mengamati 3.800 pelari.

Mereka menemukan bahwa orang-orang yang terlalu banyak joging memiliki usia yang lebih pendek ketimbang mereka yang joging secara teratur, tapi tidak berlebihan.

Para peneliti di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa waktu yang cukup untuk joging adalah dua sampai tiga jam per minggu.

Seperti dilansir dari Daily Mail, orang-orang yang joging lebih dari itu dan mereka yang tidak joging sama sekali diketahui memiliki usia yang lebih pendek.

Namun sampai saat ini peneliti masih belum yakin apa yang menyebabkan kebiasaan joging dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. Mereka tidak menemukan hubungan ini dengan kesehatan jantung.

Para peneliti juga melakukan observasi terhadap kesehatan peserta seperti memeriksa tekanan darah, kolesterol, kebiasaan merokok. Tapi semua faktor tersebut diketahui tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kematian.

Peneliti melakukan kajian terhadap partisipan dengan usia rata-rata 46 tahun. Sekitar 70 persen dari peserta yang diketahui melakukan joging lebih dari 20 mil per minggu.

Hasil penelitian ini bukan bertujuan untuk menghentikan kebiasaan joging, tetapi untuk mengingatkan kepada siapapun bahwa joging akan sangat bermanfaat bagi kesehatan bila dilakukan tidak berlebihan.

Salah satu peneliti, Dr James O'Keefe percaya bahwa terlalu banyak berjalan atau joging akan membuat tubuh lelah dan dalam jangka waktu yang panjang dapat mempengaruhi risiko kematian.

O'Keefe menyarankan, sebaiknya joging dilakukan hingga tiga jam per minggu pada kecepatan sedang, kecuali bila orang tersebut seorang atlet. Dalam penelitian sebelumnya juga diketahui bahwa berjalan atau joging berlebihan memicu kerusakan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tubuh Kurus Berisiko Tinggi Kematian Dini

Tubuh Kurus Berisiko Tinggi Kematian Dini

Health | Senin, 31 Maret 2014 | 07:42 WIB

Studi: Latihan Fisik Setiap Hari Cegah Kanker Payudara

Studi: Latihan Fisik Setiap Hari Cegah Kanker Payudara

Health | Sabtu, 22 Maret 2014 | 13:53 WIB

4 Alasan Mengapa Berlari Bisa Meredakan Stres

4 Alasan Mengapa Berlari Bisa Meredakan Stres

Health | Senin, 24 Februari 2014 | 14:39 WIB

Latihan Ringan Bisa Turunkan Risiko Stroke pada Perempuan

Latihan Ringan Bisa Turunkan Risiko Stroke pada Perempuan

Health | Senin, 17 Februari 2014 | 16:33 WIB

Terkini

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:04 WIB

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

×