Virus Mematikan Merebak di Arab Saudi

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 14 April 2014 | 16:05 WIB
Virus Mematikan Merebak di Arab Saudi
Coronavirus, penyebab MERS (Shutterstock).

Suara.com - Arab Saudi, Minggu (13/4/2014), mengakui peningkatan jumlah kasus penyebaran virus mematikan di kerajaan itu selama dua pekan terakhir.

Sementara itu Uni Emirat Arab secara terpisah juga mengakui penemuan enam kasus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di antara petugas kesehatan di negara tersebut. Salah satu petugas kesehatan meninggal karena penyakit itu.

"Saya tidak yakin mereka menyadari betapa besarnya hal ini," kata seorang dokter Arab Saudi di Rumah Sakit Raja Fahd, rumah sakit umum terbesar di Jeddah, yang menerima lonjakan pasien akibat virus itu sepanjang April.

Rumah sakit itu membuka kembali ruang gawat daruratnya setelah ditutup pada Jumat (11/4/2014). Penutupan itu, karena pejabat setempat, untuk membersihkan tempat itu dari MERS.

Meski demikian pasien-pasien menghindari rumah sakit itu, sementara para pekerja sangat gelisah setelah salah satu rekan mereka meninggal akibat MERS dan seorang lagi jatuh sakit.

"Yang sangat saya inginkan sekarang adalah agar rumah sakit ini ditutup sampai penyebaran virus ini berhenti," kata dokter perempuan yang tidak ingin namanya disebut itu.

Pekan lalu jumlah kasus MERS di Saudi mencapai titik tertinggi sejak teridentifikasi satu setengah tahun silam. Menurut Dr Ian M Mackay, pakar epidemiologi Australia yang melacak penyebaran virus itu, sebanyak 50 kasus penyakit yang disebabkan coronavirus (CoV) itu sudah ditemukan pada pekerja di bidang kesehatan.

"Sejauh yang kami tahu, MERS-CoV tidak menyebar dengan mudah di antara manusia," kata Mackay.

Saudi dan sejumlah negara Teluk lainnya mengklaim sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melawan infeksi virus yang menyerang sistem pernafasan itu, sejak pertama kali teridentifikasi pada September 2012. Sudah 228 kasus MERS yang tercatat oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan 92 di antaranya berakhibat fatal.

Sebagian kasus MERS ditemukan di Saudi, tetapi pemerintah Yaman pada Minggu juga melaporkan menemukan kasus pertama di negaranya.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa onta adalah salah satu tempat berkembang biaknya virus tersebut, meski ditemukan juga indikasi penyebaran antara manusia meski masih terbatas. (Wall Street Journal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Golongkan Atheis Sebagai Teroris

Arab Saudi Golongkan Atheis Sebagai Teroris

News | Rabu, 02 April 2014 | 20:47 WIB

Waspadai Penularan Virus HPV

Waspadai Penularan Virus HPV

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2014 | 18:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB