Jangan Anggap Remeh Obesitas

Ririn Indriani

Kamis, 17 April 2014 | 19:11 WIB
Jangan Anggap Remeh Obesitas
Ilustrasi berat badan. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Menurut data badan kesehatan dunia (WHO), lebih dari 1,4 miliar orang dewasa memiliki kelebihan berat badan (obesitas) dan 2,8 juta orang dewasa meninggal setiap tahunnya, karena bobotnya yang berlebih.

Melihat prevalensi obesitas yang semakin memprihatinkan tersebut, Herbalife melalui program Tur Kesehatan Asia Pasifik yang diluncurkan hari ini, Kamis (17/5/2014) berupaya membantu masyarakat mengatasi masalah kesehatan tersebut.

Vice President of Worldwide Nutrition Training Herbalife, dr Rocio Medina menjelaskan bahwa semua lapisan masyarakat harus mempromosikan gaya hidup yang sehat.

“Banyak orang belum mengerti apa faktor penyebab seseorang terkena obesitas. Sejak tahun 1998, obesitas telah disebut sebagai penyakit. Maka dari itu, mulailah dengan gaya hidup yang sehat, sebelum umur Anda semakin tua,” ujarnya di Jakarta.

Menurut Rocio, obesitas jangan dianggap remeh karena dapat menyebabkan komplikasi penyakit yang cukup gawat, seperti diabetes, hipertensi, jantung, gangguan hati, bahkan kanker.

Ia mengatakan obesitas sebenarnya dapat dicegah dengan berbagai cara seperti pola makan sehat dengan gizi seimbang, olahraga yang teratur dan mengonsumsi suplemen nutrisi, bila diperlukan.

“Jika kita terus mengonsumsi karbohidrat dan lemak secara bersamaan, maka lemak akan semakin besar menimbun dalam perut. Untuk itu konsumsi suplemen nutrisi diperlukan untuk menyeimbangkan asupan makanan, tentunya dibarengi dengan olahraga teratur,” tambah Rocio.

Dengan menjalani gaya hidup sehat, lanjut dia, seseorang akan merasakan manfaatnya hingga 10 tahun mendatang.

Lebih lanjut Rocio mengatakan bahwa diet ketat bukan cara yang tepat untuk menurunkan berat badan.

“Manusia harus tetap makan. Nutrisi dan gizi yang dibutuhkan tubuh harus tetap terpenuhi. Untuk itu caranya hanyalah dengan selektif mengonsumsi makanan sehari-hari dan produk suplemen nutrisi sangatlah penting,” katanya.

Berbicara soal lingkar perut yang dijadikan ukuran apakah penumpukan lemak dalam tubuh sudah berlebih atau belum, Rocio menjelaskan bahwa untuk perempuan normalnya memiliki lingkar perut maksimal 88 cm, sedangkan laki-laki 102 cm. “Jika lebih dari ukuran tersebut berarti timbunan lemaknya sudah berlebih,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atasi Obesitas dengan "Healthy Portion Diet"

Atasi Obesitas dengan "Healthy Portion Diet"

Health | Kamis, 10 April 2014 | 17:44 WIB

3 Saus Ini Bikin Tubuh Gemuk

3 Saus Ini Bikin Tubuh Gemuk

Lifestyle | Rabu, 09 April 2014 | 16:14 WIB

Obesitas Bisa Sebabkan Kekurangan Vitamin D

Obesitas Bisa Sebabkan Kekurangan Vitamin D

Health | Rabu, 19 Maret 2014 | 07:00 WIB

Studi: Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Ovarium pada Perempuan

Studi: Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Ovarium pada Perempuan

Health | Selasa, 18 Maret 2014 | 15:00 WIB

Studi: Rumput Laut Bisa Menghambat Obesitas

Studi: Rumput Laut Bisa Menghambat Obesitas

Health | Minggu, 02 Maret 2014 | 08:10 WIB

Studi: Lelaki Obesitas Berisiko Kanker Payudara

Studi: Lelaki Obesitas Berisiko Kanker Payudara

Lifestyle | Sabtu, 01 Maret 2014 | 20:19 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×