Kasus Baru MERS Terus Bermunculan

Esti Utami

Minggu, 20 April 2014 | 19:48 WIB
Kasus Baru MERS Terus Bermunculan
Ilustrasi virus corona, penyebab penyakit MERS (Foto: shutterstock).

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi, Minggu (20/4/2014) mengumumkan adanya tujuh kasus baru Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Sehingga total sudah ada 36 orang yang terinfeksi penyakit ini dalam lima hari terakhir. Melonjaknya kasus MERS sepekan terakhir memicu kekhawatiran dunia.

Pasalnya, hingga saat ini, belum ditemukan pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan penyakit yang menyerang sistem pernafasan itu, Penyakit yang disebabkan virus berasal dari unta ini juga cukup berbahaya dan membunuh sepertiga dari pasien yang terjangkiti.

Kamis lalu, badan kesehatan dunia WHO melaporkan dua kasus MERS di kawasan Asia Tenggara. Seorang warga Malaysia yang baru pulang menunaikan ibadah umrah meninggal akibat terjangkit MERS. Seorang tenaga kerja perempuan Filipina yang pulang melalui Abu Dhabi, Uni Emirat Arab juga dinyatakan positif MERS.

Dua kasus itu meningkatkan kerisauan dunia akan potensi penyebaran MERS yang disebabkan oleh virus corona ini. Keseriusan pemerintah Arab Saudi mengatasi penyebaran penyakit mematikan ini digugat, mengingat jutaan jemaah dari seluruh dunia menunaikan ibadah Haji dan umrah ke negara itu.

“Kekhawatirannya adalah bahwa otoritas kesehatan Saudi belum bisa mengatasi wabah ini,” kata William Schaffner, pakar penyakit menular di Vanderbilt University, Amerika Serikat.

MERS merebak selama sebulan di Timur Tengah, dan 60 kasus baru MERS ditemukan selama sebulan terakhir, termasuk enam kasus baru yang terdeteksi Kamis kemarin di Arab Saudi. Setengah dari kasus itu terdeteksi pada pekerja di bidang kesehatan.

Secara keseluruhan WHO mencatat 243 kasus, termasuk 93 angka kematian akibat MERS, yang pertama kali diidentifikasi pada September 2012. Sebagian besar kasus MERS ditemukan di Arab Saudi.  Selain Asia Tenggara dan Timur Tengah, MERS juga sudah ditemukan di Eropa. Belum ada laporan penyakit itu di AS.

Pemerintah Filipina, mengatakan sedang melacak penumpang yang menumpang pesawat yang sama dengan perawat yang terjangkit MERS itu. Selain itu mereka telah mengkarantina sejumlah orang yang pernah berhubungan dengan perawat tersebut.

Sementara Malaysia sudah mengarantina 64 orang yang pernah berhubungan dengan pasien yang meninggal tersebut.
(Reuters/Wall Street Journal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Mematikan dari Timur Tengah Menyebar ke Asia Tenggara

Virus Mematikan dari Timur Tengah Menyebar ke Asia Tenggara

Health | Jum'at, 18 April 2014 | 19:42 WIB

Virus Mematikan Merebak di Arab Saudi

Virus Mematikan Merebak di Arab Saudi

Health | Senin, 14 April 2014 | 16:05 WIB

Terkini

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

×