Studi: Buah dan Sayur Turunkan Risiko Stroke

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:53 WIB
Studi: Buah dan Sayur Turunkan Risiko Stroke
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terkini menemukan bahwa makan lebih banyak buah dan sayuran dapat mengurangi risiko stroke hampir sepertiga.

Hasil penelitian ini mendukung rekomendasi yang ada dari organisasi seperti US Centers for Disease Control dan Prevention (CDC), yang telah menyerukan kepada masyarakat untuk diet kaya sayuran segar.

"Temuan ini konsisten dengan pengetahuan saat ini bahwa peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayuran harus didorong untuk mencegah stroke, " kata Dr Yan Qu dari Rumah Sakit Kota Qingdao dan Medical College of Qingdao University di Qingdao, Cina, yang memimpin studi, seperti dilansir dari Reuters.

Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak tersumbat oleh gumpalan atau pembuluh darah yang pecah. Tanpa perawatan darurat, stroke dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah atau kematian.

Beberapa studi telah melihat pengaruh diet pada risiko stroke.

Beberapa telah diikat makan banyak buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan risiko ; orang lain tidak menemukan hubungan sama sekali .

Qu mengatakan, bahwa efeknya bisa langsung, dan makan buah-buahan dan sayuran memiliki manfaat kesehatan secara keseluruhan dengan mengurangi tekanan darah, kolesterol, berat badan dan faktor risiko stroke lainnya.

"Ada juga kemungkinan bahwa nutrisi tertentu dalam makanan dapat mengurangi risiko stroke," imbuhnya.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara risiko stroke dan tanaman (sayur dan buah) dalam diet, para peneliti mencari laporan dari beberapa dekade terakhir yang melacak kebiasaan makan dan kesehatan lelaki dan perempuan di seluruh dunia .

Dua puluh studi meneliti total 16.981 stroke di antara 760.629 peserta yang dimasukkan dalam analisis.

Para peneliti menemukan, secara keseluruhan orang-orang yang makan buah-buahan dan sayuran adalah 21 persen lebih rendah mengalami stroke, dibandingkan dengan orang yang makan dalam jumlah terendah.

Manfaat kesehatan itu sendiri meningkat seiring dengan jumlah produk yang dikonsumsi. Risiko stroke turun 32 persen untuk setiap 200 gram per hari dari orang-orang yang makan buah, dan 11 persen dengan setiap 200 gram sayuran.

Para peneliti juga menemukan bahwa buah jeruk, sayuran berdaun hijau, apel dan pir adalah jenis-jenis tanaman hijau dikaitkan dengan berkurangnya risiko stroke.

"Pengaruh jenis buah dan sayuran pada risiko stroke masih perlu dikonfirmasi," kata Qu.

Para peneliti juga belum bisa mengatakan dengan pasti bahwa makan buah-buahan dan sayuran menyebabkan stroke lebih sedikit di antara para peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buah dan Sayuran Kaya Karotenoid Baik untuk Kesehatan Payudara

Buah dan Sayuran Kaya Karotenoid Baik untuk Kesehatan Payudara

Health | Senin, 14 April 2014 | 12:21 WIB

Konsumsi Buah dan Sayur Perpanjang Harapan Hidup

Konsumsi Buah dan Sayur Perpanjang Harapan Hidup

Health | Jum'at, 04 April 2014 | 08:08 WIB

Konsumsi Buah dan Sayur Cegah Perempuan dari Serangan Jantung

Konsumsi Buah dan Sayur Cegah Perempuan dari Serangan Jantung

Health | Selasa, 01 April 2014 | 07:00 WIB

Terkini

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB