Orang Cenderung Lebih Stres di Rumah Ketimbang di Tempat Kerja

Ririn Indriani

Selasa, 27 Mei 2014 | 17:25 WIB
Orang Cenderung Lebih Stres di Rumah Ketimbang di Tempat Kerja
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Walaupun pekerjaan secara luas dipandang sebagai sumber utama stres bagi orang Amerika, penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang memiliki tingkat stres jauh lebih rendah ketika mereka berada di kantor ketimbang saat di rumah.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), menguji kadar kortisol (hormon penanda stres) dari 122 pekerja selama hari kerja dan akhir pekan dengan menggunakan sampel air liur.

Peneliti menemukan bahwa kadar kortisol jauh lebih rendah ketika orang sedang bekerja daripada saat sedang di rumah.

Temuan itu menunjukkan bahwa bagi banyak orang, tempat kerja adalah tempat dengan suasana yang jauh dari masalah kehidupan sehari-hari.

Di rumah, tekanan pekerjaan bercampur dengan tanggung jawab dalam keluarga menyebabkan kita merasa lebih stres.

"Fakta bahwa tingkat stres turun ketika orang berada di tempat kerja bukan berarti mereka tidak suka dengan rumah atau anak-anak mereka," kata Sarah Damaske, penulis utama hasil studi tersebut, seperti dilansir dari The Washington Post.

Namun, lanjut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ada sesuatu dalam pekerjaan yang baik bagi jiwa Anda.

"Pada saat bekerja, Anda fokus pada tugas, menyelesaikan tugas itu, dan bersosialisasi dengan rekan kerja Anda. Semua itu bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres," jelasnya.

Dalam penelitian tersebut, lelaki dan perempuan juga ditanya tentang tingkat kebahagiaan mereka saat di tempat kerja dan di rumah.

Kebanyakan lelaki mengaku lebih bahagia saat di rumah daripada saat di tempat kerja. Sedangkan perempuan lebih bahagia di tempat kerja daripada di rumah.

Studi ini juga menemukan, perempuan mengalami tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi di tempat kerja daripada laki-laki.

"Hal ini membuktikan sesuatu yang kita sudah tahu sejak lama - perempuan memiliki banyak pekerjaan rumah untuk dilakukan ketika mereka pulang kerja sehingga mereka memiliki sedikit waktu luang. Perempuan cenderung memiliki hal ekstra untuk dilakukan," kata Dr. Damaske.

Alasan lain perempuan mengalami stres yang lebih rendah
dan lebih banyak kebahagiaan di tempat kerja dibandingkan dengan laki-laki adalah, karena perempuan kemungkinan lebih menyukai pekerjaannya.

"Saya pikir perempuan yang tetap bekerja 'full time' dalam jangka panjang cenderung telah menemukan pekerjaan yang membuat mereka betah. Terkait dengan kualitas pekerjaan itu, perempuan mungkin akan lebih puas dengan pekerjaan mereka dibandingkan lelaki," jelasnya.

Namun, studi juga menunjukkan tidak ada perbedaan gender dalam tingkat stres pada akhir pekan karena tingkat stres setiap orang cenderung turun pada akhir pekan.

Maka Dr. Damaske menyimpulkan, solusi untuk kesenjangan stres antara rumah dan pekerjaan mungkin dapat diberikan oleh para atasan di perusahaan dengan menawarkan kebijakan kerja yang lebih "ramah keluarga".

Kebijakan kerja yang "ramah keluarga" itu termasuk memberikan pekerja jadwal yang fleksibel atau opsi untuk bekerja dari rumah, sehingga mereka dapat menyelesaikan konflik yang muncul akibat tanggung jawab antara pekerjaan dan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Prajurit TNI Ditahan Usai Rumah KPAD Cijantung Jadi Markas Judol, KSAD: Jika Terbukti Kena PTDH

Prajurit TNI Ditahan Usai Rumah KPAD Cijantung Jadi Markas Judol, KSAD: Jika Terbukti Kena PTDH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:35 WIB

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Dilema Jaga Kewarasan Era Gen Z: Pengin Healing, tapi Ingat Saldo Rekening

Dilema Jaga Kewarasan Era Gen Z: Pengin Healing, tapi Ingat Saldo Rekening

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×