"Gambar Sadis" di Bungkus Rokok Tekan Jumlah Perokok Pemula

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2014 | 01:01 WIB
"Gambar Sadis" di Bungkus Rokok Tekan Jumlah Perokok Pemula
Ilustrasi rokok (Shutterstock).

Suara.com - Mulai 24 Juni mendatang pemerintah mewajibkan produsen memasang gambar penyakit akibat negatif merokok pada bungkusan rokok. Langkah itu diambil untuk menekan jumlah calon dan perokok pemula di Tanah Air.

"Gambar akan lebih efektif dan akan menyerap ke dalam otak manusia ketimbang tulisan. Khususnya, untuk calon perokok dan perokok pemula, yang saat ini terdiri dari remaja usia 10 hingga 14 tahun," kata Lily S Sulistyowati, Ketua Pusat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Selasa (17/6/2014).

Menurut Lily kebijakan itu bertujuan untuk memberikan informasi bagi konsumen tentang bahaya merokok. Selain itu, pemerintah pun berupaya untuk memberikan pendidikan kesehatan yang efektif dan murah agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak rokok.

Peringatan kesehatan berbentuk gambar ini, kata Lily, dapat membuktikan pada perokok, bahwa hal tersebut benarlah terjadi dan bukan sekedar mitos. Seperti kanker, dan rokok dapat membunuh manusia.

Pada pelaksanaannya nanti, masyarakat juga dapat mengawasi peredaran rokok yang masih belum ada peringatan bergambar.

"Jika bungkus rokok tersebut masih polos, itu berarti rokok yang sudah lama diproduksi ataupun ilegal," tegas Lily.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Perokok Aktif dan Pasif Berisiko Tuli

Studi: Perokok Aktif dan Pasif Berisiko Tuli

Health | Senin, 09 Juni 2014 | 17:15 WIB

Perusahaan Rokok Kecil Keberatan Pasang Gambar Dampak Merokok

Perusahaan Rokok Kecil Keberatan Pasang Gambar Dampak Merokok

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2014 | 18:37 WIB

Berhenti Merokok dengan Korek Api Cerdas Ini

Berhenti Merokok dengan Korek Api Cerdas Ini

Tekno | Selasa, 13 Mei 2014 | 19:48 WIB

Rokok, Faktor Utama Ketidaksuburan Lelaki

Rokok, Faktor Utama Ketidaksuburan Lelaki

Lifestyle | Senin, 28 April 2014 | 18:17 WIB

Asap Rokok Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran pada Perokok Pasif

Asap Rokok Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran pada Perokok Pasif

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2014 | 16:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB