Penderita Hepatitis Masih Bisa Berpuasa

Ardi Mandiri

Rabu, 16 Juli 2014 | 05:03 WIB
 Penderita Hepatitis Masih Bisa Berpuasa
Ilustrasi hepatitis. (Shutterstocks)

Suara.com - Pakar Gastroenterohepatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, dr Irsan Hasan, mengatakan, penderita hepatitis, baik Hepatitis B maupun Hepatitis C masih bisa berpuasa.

"Boleh saja berpuasa asal tidak sirosis yang berat," kata Irsan usai diskusi acara Soho #BetterU: Hari Hepatitis Sedunia di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Irsan menjelaskan, sirosis merupakan kondisi di mana hati mengeras akibat jaringan hati yang normal diganti dengan jaringan parut (fibrosis), akibat kerusakan hati dan ditunjukkan dengan banyaknya semacam bentol-bentol di permukaan hati.

Jika sirosis sudah parah atau tahap C, kata dia, tidak disarankan untuk berpuasa.

"Bisanya minggu pertama kuat, tetapi pas minggu kedua malah ambruk," katanya.

Dia menambahkan kondisi sirosis C merupakan kondisi terparah dari peradangan hati tersebut, dan untuk menyembuhkannya dilakukan cangkok hati, jika tidak si penderita akan meninggal dunia.

"Menurut statistik kita, rata-rata penderita hepatitis yang kronis ini, jangka usianya hanya enam bulan lagi," katanya.

Namun, Irsan mengatakan jika siroris tidak terlalu parah, penderita masih bisa berpuasa, bahkan berolahraga.

Pada kesempatan itu, Irsan juga meluruskan stigma dan mitos yang ada di kalangan masyarakat terhadap penderita hepatitis.

"Penderita hepatitis tidak perlu diisolasi, atau dipisahkan alat makannya," katanya.

Dia menambahkan penyakit hepatitis juga bukan penyakit menular seksual, sehingga suami-istri sampai tidak berhubungan karena takut tertular.

Meskipun, penularannya terutama Hepatitis B bisa melalui pisau cukur dan sikat gigi yang tertempel darah penderita, Irsan mengatakan stigma salah seperti itu harus diluruskan.

Dalam dunia kerja, lanjut dia, seringkali perusahaan tidak menerima calon karyawan yang menderita hepatitis karena alasan tidak bisa bekerja hingga larut.

"Banyak yang bilang kalau penderita harus tidur di bawah jam 10, itu tidak benar, dan penderita hepatitis boleh makan daging," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pengidap Hepatitis B masih boleh hamil karena penularan kepada bayi dapat dicegah dengan memberikan vaksin imunoglobulin kepada bayi sebelum 12 jam sejak ia dilahirkan.

Irsan mengatakan karena sifat hepatitis yang hampir tidak ada gejalanya, disarankan kepada masyarakat untuk melakukan cek darah sejak dini dengan dengan skrining HBsAg (Hepatitis B Surface Antigen) atau Anti Hbs agar tidak terjadi hal yang lebih buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 50 Persen Penderita Hepatitis Berpotensi Menjadi Kronis

50 Persen Penderita Hepatitis Berpotensi Menjadi Kronis

Health | Rabu, 16 Juli 2014 | 00:23 WIB

Kiat Berpuasa Untuk Ibu Menyusui

Kiat Berpuasa Untuk Ibu Menyusui

Lifestyle | Selasa, 15 Juli 2014 | 17:22 WIB

Manfaat Puasa Bagi Kehamilan

Manfaat Puasa Bagi Kehamilan

Lifestyle | Senin, 14 Juli 2014 | 18:28 WIB

Tradisi Unik Para Santri Sambut Ramadan

Tradisi Unik Para Santri Sambut Ramadan

Lifestyle | Senin, 14 Juli 2014 | 14:30 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×