Suara.com - Telah banyak penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi minuman alkohol terutama bila berlebihan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Bahkan baru baru ini, Henry Clover, seorang dokter gigi mengatakan, segelas anggur pada malam hari dapat mengeringkan mulut, mengikis kalsium dari gigi dan meninggalkan bau mulut.
Saat mengonsumsi makanan atau minuman yang asam seperti jeruk, jus buah, kopi atau cokelat, menyebabkan enamel putih, pelindung, lapisan kalsium pada permukaan gigi mulai larut.
Ini dikarenakan, asam mampu melunakkan enamel dan melarutkan kalsium. Nah, saat enamel melunak, saraf bawah bisa kena dan menyebabkan sensitivitas dan rasa sakit.
Hal serupa terjadi pula pada minuman beralkohol, karena minuman jenis ini sangat asam. Dan, anggur yang bersoda atau berkarbonasi adalah yang terburuk dari semua minuman beralkohol.
"Anehnya, bir tidak terlalu buruk untuk gigi, karena memiliki cukup banyak kalsium, yang mendorong pengerasan gigi," kata Clover seperti dilansir dari Daily Mail.
Namun efek dari minuman alkohol tak hanya pada kesehatan gigi, tetapi juga bisa meningkatkan risiko kanker mulut.
Menurut Cancer Research UK, sebanyak 75 sampai 80 persen pasien kanker mulut mengatakan mereka sering minum alkohol.
"Minum secara berlebihan, terutama dalam kombinasi dengan merokok, merupakan faktor risiko untuk kanker mulut," ujar Dr Clover.
Meski demikian, lanjut dia, orang yang minum alkohol dalam batas-batas harian yang direkomendasikan tidak perlu khawatir. "Tetapi pesta minuman keras merupakan faktor risiko sendiri dan, ketika dikombinasikan dengan merokok, meningkatkan risiko menjadi 30 kali," imbuh Dr Clover.
Hal ini karena alkohol dapat memiliki efek langsung pada sel-sel yang melapisi bagian dalam mulut, termasuk gusi dan pipi.