Mengapa Lansia Perlu Vaksinasi Herpes Zoster?

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2014 | 07:59 WIB
Mengapa Lansia Perlu Vaksinasi Herpes Zoster?
Pasangan lanjut usia (lansia). (shutterstock)

Suara.com - Indonesia adalah negara ketiga yang dengan pertumbuhan lansia tercepat setelah Cina dan India. Dengan meningkatnya populasi lansia di Indonesia, serta meningkatnya usia harapan hidup (hingga 72 tahun), kesehatan dan kualitas hidup lansia pun makin menjadi sorotan.

Dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer dari Divisi Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, mengatakan kelompok lansia akan mengalami "immunosenenscence", yakni suatu kondisi di mana kekebalan tubuh menurun sehingga pertahanan terhadap infeksi kuman dan virus menurun.

Hal inilah, lanjut Edy, yang menyebabkan kelompok lansia mudah mengalami infeksi bahkan sering disertai komplikasi yang lebih berat.

"Salah satu penyakit akibat infeksi virus yang sering dialami para lansia adalah Herpes Zoster (HZ). Risiko terkena HZ akan meningkat setelah usia 50 tahun," ujar Edy dalam seminar bertajuk "Lansia dan Nyeri Pasca Herpes, Cegah dari Sekarang!"

Karena itu, lansia memerlukan perhatian khusus untuk pencegahan penyakit ini, salah satunya dengan vaksinasi HZ. Pencegahan melalui vaksinasi HZ, dianjurkan pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas.

"Ini berfungsi untuk mencegah HZ dan komplikasi lainnya seperti nyeri pasca Herpes (NPH). Meskipun saat kecil sudah pernah mendapatkan vaksin cacar air, saat usia lanjut, tetap perlu vaksin HZ," jelas Edy.

Menurutnya, vaksinasi hanya cukup dilakukan satu kali. Dan sebelum dilakukan vaksinasi yang bersangkutan harus dalam kondisi baik atau sehat. Pada lansia, mereka tidak sedang menderita sakit seperti demam atau flu.

Efikasi dan keamanan vaksin HZ pada individu di atas 60 tahun ke atas, disebut sangat efektif. Vaksinasi mampu menurunkan jumlah pasien HZ dan menurunkan komplikasi NPH.

"Begitu pentingnya vaksinasi bagi lansia. Bahkan di Amerika, kematian dewasa dan lansia akibat penyakit sebenarnya dapat dicegah dengan vaksinasi hingga 60 ribu kasus pertahun," kata Edy.

Efek samping vaksinasi HZ terhadap lansia, biasanya dialami di lokasi disuntiknya, seperti terjadi ruam hingga demam.

"Namun, efek samping jarang terjadi jika pemberian vaksin dilakukan pada waktu dan cara yang tepat. Jika tidak, akan mengurangi efikasinya," tutup Edy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lansia Berpotensi Nyeri Pasca-Herpes Zoster

Lansia Berpotensi Nyeri Pasca-Herpes Zoster

Health | Selasa, 30 September 2014 | 17:07 WIB

12 Makanan yang Bisa 'Mencuci' Darah Anda

12 Makanan yang Bisa 'Mencuci' Darah Anda

Health | Selasa, 30 September 2014 | 11:41 WIB

Jaga Kesehatan Paru-paru Dengan Makanan Ini

Jaga Kesehatan Paru-paru Dengan Makanan Ini

Health | Selasa, 30 September 2014 | 08:59 WIB

Gelas Ini Bisa Mendeteksi Minuman yang Ditampungnya

Gelas Ini Bisa Mendeteksi Minuman yang Ditampungnya

Tekno | Minggu, 28 September 2014 | 14:18 WIB

Studi: Teratur Mengonsumsi Kari Bisa Cegah Kanker Usus

Studi: Teratur Mengonsumsi Kari Bisa Cegah Kanker Usus

Health | Minggu, 28 September 2014 | 09:22 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB