Awas! Alat Manikur Bisa Tularkan HIV

Senin, 17 November 2014 | 14:36 WIB
Awas! Alat Manikur Bisa Tularkan HIV
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan berusia 22 tahun terdiagnosa HIV setelah menggunakan alat perawatan kuku tangan (manikur) milik saudaranya yang belakangan diketahui mengidap HIV.

Diketahui bahwa cara penularan virus HIV melalui akat manikur tergolong hal yang baru bahkan memiliki risiko penularan yang rendah. Penularan virus HIV sebenarnya paling sering melalui hubungan seksual tanpa pengaman atau berbagi jarum suntik yang tidak steril, melalui ibu yang positif HIV kepada bayinya melalui persalinan, atau berbagi kunyahan makanan dengan seseorang yang terinfeksi HIV.

Peralatan manikur bahkan tak terpikirkan oleh para peneliti dapat menularkan virus HIV ini.

"Penularan HIV melalui penggunaan manikur bersama merupakan peristiwa yang sangat langka," kata Dr Brian Foley, Kepala HIV Sequence Database di Los Alamos National Laboratory, Amerika Serikat.

Ketika didiagnosis, perempuan tersebut sudah mengalami HIV pada tingkat lanjut. Hasil analisa darah juga menunjukkan perempuan ini terpapar virus HIV selama 1 dekade belakangan.

Melalui hasil analisis genetik virus ditemukan bahwa mereka berdua tertular virus HIV melalui alat manikur kira-kira 11 tahun yang lalu.

Menurut Foley kasus ini membuat orang sadar bahwa berbagi peralatan apapun yang memicu timbulnya darah dapat memicu penularan virus HIV dan Hepatitis C. Alat tersebut misalnya jarum akupuntur atau alat tato. Selain penularan HIV, alat yang tidak steril juga dapat menularkan hepatitis C.

"Meski begitu tak perlu takut berlebihan untuk melakukan kontak dengan orang yang positif HIV karena risiko penularan seperti itu sangat
rendah," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Foley, HIV tak bisa menular melalui kontak biasa, misalnya berbagi alat makan atau minum dari gelas yang sama, berjabat tangan atau bahkan memeluk. Cairan dari orang yang terinfeksi HIV hanya bisa menular jika masuk ke pembuluh darah lewat suntikan, serta jaringan yang terluka. Jadi jangan takut untuk melakukan manikur atau padikur, namun untuk meningkatkan kewaspadaan, tak ada salahnya Anda memastikan alat tersebut steril lebih dahulu. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI