ASI Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 11 Desember 2014 | 10:15 WIB
ASI  Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi penting yang harus diberikan pada bayi minimal hingga usia enam bulan.

Para ibu muda yang baru memiliki anak kerap kali khawatir jika produksi susunya sedikit.

Namun pada hari pertama ketika melahirkan, ASI yang sedikit tak perlu dikhawatirkan karena umumnya bayi juga belum membutuhkan asupan ASI dalam jumlah banyak.

Justru yang perlu dikhawatirkan jika produksi ASI berkurang di tengah-tengah masa menyusui. Beberapa hal berikut bisa menjadi salah satu penyebab berkurangnya produksi ASI.

1. Pil KB
Pil KB yang dianggap sebagai pencegah kehamilan alami ini memiliki beberapa efek samping seperti menurunnya jumlah produksi ASI. Sebaiknya saat menyusui, hentikan dulu penggunaan pil KB Anda dan gunakan cara lain untuk mencegah kehamilan.

2. Kekurangan kalsium
Ibu yang sedang menyusui hendaknya mengonsumsi makanan bergizi salah satunya makanan berkalsium tinggi. Kenapa? Pada masa menyusui kurangnya mineral kalsium dalam tubuh ibu bisa menyebabkan produksi ASI berkurang. Padahal kalsium merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi pada masa pertumbuhannya.

3. Tidak rutin menyusui
Jika Anda beranggapan bahwa menyusui terus menerus bisa menghabiskan produksi ASI, maka Anda salah. Justru dengan menyusui secara rutin produksi ASI terstimulasi untuk terus menghasilkan dan tidak akan mengering. Sebaiknya bila harus meninggalkan anak, rutin pompa ASI Anda dan biasakan untuk menyusui bayi setiap dua jam sekali.

4. Stres
Hormon stres adalah musuh terburuk bagi ibu hamil ataupun menyusui. Salah satu akibatnya adalah berkurangnya produksi susu yang bisa menghambat pemberian nutrisi ke bayi.

5. Kehamilan
Salah satu tandanya jika produksi ASI Anda berkurang adalah sedang mengalami kehamilan. Ketidakseimbangan hormon yang terjadi saat hamil dapat mengakibatkan produksi ASI berkurang atau bahkan berhenti. Biasanya para dokter tetap menganjurkan Anda untuk menyusui sembari memperbanyak asupan nutrisi bagi tubuh Anda sendiri. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tak Diberi ASI Berisiko Terkena Pneumonia

Bayi Tak Diberi ASI Berisiko Terkena Pneumonia

Health | Minggu, 16 November 2014 | 14:32 WIB

Inilah Manfaat Besar Menyusui

Inilah Manfaat Besar Menyusui

Health | Senin, 10 November 2014 | 08:20 WIB

Tak Ada Istilah Basi Untuk Air Susu Ibu

Tak Ada Istilah Basi Untuk Air Susu Ibu

Health | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 15:17 WIB

Perah ASI dengan Tangan Lebih Baik daripada Pakai Alat

Perah ASI dengan Tangan Lebih Baik daripada Pakai Alat

Health | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 02:27 WIB

Menyusui Bantu Ibu Redakan Depresi

Menyusui Bantu Ibu Redakan Depresi

Health | Minggu, 24 Agustus 2014 | 08:29 WIB

Studi: ASI Tingkatkan Pertumbuhan Bayi Prematur

Studi: ASI Tingkatkan Pertumbuhan Bayi Prematur

Health | Senin, 18 Agustus 2014 | 12:30 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×