BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:27 WIB
BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh
Ilustrasi antrean di SPBU; BBM langka (dinkominfo.demakkab.go.id)
baca 10 detik
  • Kelangkaan BBM di Sumatera Utara menyebabkan antrean panjang yang menghambat mobilitas warga serta sektor ekonomi sejak beberapa waktu lalu.
  • Komisi XII DPR RI mendesak Pertamina segera menormalisasi distribusi BBM dan memberikan transparansi mengenai penyebab utama krisis pasokan tersebut.
  • Pertamina mengakui kelangkaan dipicu lonjakan konsumsi BBM bersubsidi akibat peralihan dari BBM non-subsidi serta aksi pembelian berlebihan oleh masyarakat.

Suara.com - Masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, hingga Langkat, kini mendapat sorotan tajam dari parlemen. 

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB, Elpisina, mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera menormalisasi distribusi guna mengakhiri antrean panjang di SPBU yang telah melumpuhkan ekonomi warga. 

Kondisi sulit ini dilaporkan telah berlangsung cukup lama, di mana stok Biosolar, Pertalite, hingga Pertamax sulit didapatkan. 

Elpisina menilai, pembiaran terhadap krisis ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga menghantam pendapatan para pengemudi angkutan umum, pelaku UMKM, hingga sektor pertanian di daerah tersebut. 

"Kami meminta Pertamina segera bertindak cepat mengatasi kelangkaan BBM. Kondisi ini sudah berlangsung terlalu lama dan tidak boleh terus dibiarkan. Pertamina harus memastikan pasokan dan distribusi BBM kembali normal tanpa kendala sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa," tegas Elpisina kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/7/2026). 

Selain menuntut aksi cepat di lapangan, Komisi yang membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral ini juga meminta transparansi penuh dari Pertamina terkait penyebab utama kelangkaan. 

Elpisina memperingatkan bahwa ketidakjelasan informasi dari pihak Pertamina hanya akan memperkeruh suasana dan memicu aksi panic buying. 

"Pertamina perlu menjelaskan secara terbuka apa yang menjadi akar persoalan, apakah disebabkan gangguan distribusi, kendala pasokan, persoalan infrastruktur, maupun faktor lainnya. Penjelasan yang transparan merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat," ujar legislator asal PKB tersebut. 

Lebih lanjut, ia berharap krisis di Sumatera Utara ini menjadi alarm bagi pemerintah dan Pertamina untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem distribusi energi nasional. 

baca juga

Menurutnya, ketersediaan BBM adalah aspek vital yang menyangkut hak warga negara dan stabilitas ekonomi. 

"Kelangkaan BBM tidak boleh dianggap sebagai persoalan yang biasa. Ini menyangkut hajat hidup masyarakat, stabilitas ekonomi daerah, dan kepercayaan publik terhadap pelayanan energi nasional," pungkasnya. 

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mengakui bahwa penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang memicu antrean panjang di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir imbas karena kenaikan harga BBM non-subsidi. 

Perusahaan menyebut lonjakan konsumsi Pertalite dan Biosolar akibat pergeseran penggunaan BBM non subsidi menjadi faktor utama yang membuat distribusi sempat terganggu. 

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan fenomena tersebut terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Pulau Sumatera, yang diikuti aksi pembelian berlebihan (panic buying) oleh masyarakat. 

"Kami menyadari bahwa pada beberapa waktu terakhir masih terjadi antrean dan pembelian secara berlebihan atau panic buying di beberapa wilayah di Sumatera secara umum yang juga dipengaruhi oleh kenaikan ataupun shifting dari konsumsi BBM kepada BBM subsidi yaitu Pertalite dan Solar," ujar Taufik dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026). 

Menurut Taufik, lonjakan konsumsi tersebut tidak langsung dapat direspons melalui distribusi karena adanya jeda waktu (lagging) dalam penyesuaian pasokan ke lembaga penyalur dan SPBU. 

Atas kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak oleh kelangkaan dan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:14 WIB

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Terkini

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna

Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:40 WIB

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI

BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami

KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:36 WIB

Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?

Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:35 WIB

Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium

Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:32 WIB

Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending

Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:30 WIB

4 Bedak Padat Terbaik untuk Kulit Berminyak Menurut Review Pembeli

4 Bedak Padat Terbaik untuk Kulit Berminyak Menurut Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:29 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

×