Dua Kementerian Kerja Sama Siapkan Program Desa Sehat

Sabtu, 03 Januari 2015 | 04:40 WIB
Dua Kementerian Kerja Sama Siapkan Program Desa Sehat
Sejumlah bidan yang tergabung dalam Komunitas Bidan Sejati, saat melakukan aksi di depan Bundaran SIB Medan, Sumut, Senin (5/5/2014) lalu. [Antara]

Suara.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan kerja sama atau sinergi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menginisiasi Program Desa Sehat.

Disebutkan, dalam tahap awalnya, kerja sama ini pada tahun 2015 akan memprioritaskan wilayah-wilayah perbatasan yang bertumpu pada pembangunan puskesmas, bidan desa, serta ketersediaan air bersih.

"Proyeksi kerja sama tahap awalnya difokuskan ke daerah-daerah perbatasan. Setelah itu, baru wilayah lainnya," ungkap Menteri Desa dan PDTT, Marwan Jafar, melalui siaran persnya, Jumat (2/1/2015).

"Kebijakan pembangunan ini dalam kerangka keterjangkauan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan percepatan keberdayaan masyarakat desa dalam budaya sehat," sambungnya.

Dikatakan Marwan pula, pembangunan pedesaan sehat akan berdampak pada daya dan budaya sehat bagi masyarakat desa. Hal ini menurutnya, penting dilakukan dalam rangka mempercepat terwujudnya "Desa Mandiri", sesuai dengan tujuan pembangunan kesehatan sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sinergitas dua kementerian ini, menurut Marwan pula, dinilai sangat penting, karena keduanya juga punya skala prioritas bagi masyarakat di pedesaan, daerah tertinggal dan transmigrasi.

"Kerja sama yang bisa dilakukan seperti keterjangkauan air bersih dan sanitasi bagi setiap rumah tangga, serta gizi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita," paparnya.

Mengacu pada hasil pendataan Potensi Desa (Podes) 2011, Marwan menegaskan bahwa sebaran tenaga dan sarana kesehatan di desa-desa, terutama pada wilayah kepulauan, masih relatif kecil sekali. Dia menyebut, dari 5.427 desa dengan jumlah 7.647.788 penduduk di wilayah kepulauan, baru terdapat 874 pos kesehatan desa (poskesdes), sementara bidan desa berjumlah 5.179 orang.

"Dari data ini menunjukkan kekurangan sebanyak 4.533 poskesdes, dan 248 bidan," ujarnya, sembari menambahkan bahwa angka itu tentu masih jauh dari kebutuhan dalam menjamin kesehatan bagi masyarakat desa.

"Idealnya, satu desa terdapat satu sarana kesehatan meliputi satu poskesdes, satu bidan, dan satu perawat. Ke depan, kita targetkan program ini bisa mulai terealisasi, sehingga budaya sehat masyarakat desa terjamin," tandasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI