Kemenkes Siapkan Laboratorium untuk Pemeriksaan Ebola

Ririn Indriani

Rabu, 06 Agustus 2014 | 18:39 WIB
Kemenkes Siapkan Laboratorium untuk Pemeriksaan Ebola
Ilustrasi virus Ebola (Shutterstock).

Suara.com - Merebaknya virus Ebola di beberapa negara termasuk Amerika Serikat (AS) membuat banyak negara melakukan persiapan penanggulangan, tidak terkecuali Indonesia.

"Untuk Indonesia, saya selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) sudah menyiapkan laboratorium kami untuk dapat memeriksa Ebola, kalau memang diperlukan," kata Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama dalam surat elektronik di Jakarta, Rabu (6/8/2014).

Ia menyebut pihaknya akan menggunakan metode PCR di laboratorium BSL 3 yang ada di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan yang juga telah memiliki kelengkapan alat, petugas dan prosedur untuk penanganan penyakit menular seperti Ebola.

Ada enam metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi virus Ebola, apapun jenis spesiesnya, yaitu antibody-capture enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), antigen detection tests, serum neutralization test, reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) assay, electron microscopy dan Evirus isolation dengan cell culture.

Laboratorium Balitbangkes disebut Tjandra telah siap untuk menjalankan tes dengan enam metode tersebut jika dibutuhkan nantinya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan merawat seorang lelaki berusia 40 tahunan yang merupakan warga Saudi yang menunjukkan gejala seperti Ebola Hemoragic Fever.

Lelaki yang sedang dirawat di Red Sea Hospital tersebut juga ditemui baru pulang dari perjalanan bisnis ke salah satu negara di mana Ebola sedang mewabah yaitu Sierra Leonne.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan laboratorium. tentu kita berharap agar hasil laboratoriumnya negatif," ujar Tjandra.

Jika ditemui positif, maka Arab Saudi akan juga menjadi perhatian penting dunia terutama karena saat ini hanya tinggal beberapa saat sebelum musim haji 2014 dimulai dimana jutaan umat Muslim dari seluruh dunia akan berkunjung ke Arab Saudi.

"Berita lain menyebutkan bahwa Kemenkes Arab Saudi menyatakan mereka menangguhkan pemberian visa haji dan umroh bagi warga tiga negara yang sedang mengalami wabah Ebola yaitu Liberia, Guinea dan Sierra Leonne," ujar Tjandra.

Virus Ebola menular melalui kontak langsung dengan darah atau sekret tubuh seperti feses dan tidak menular melalui udara (airborne).

Pasien Ebola memiliki gejala demam, amat lemah, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, muntah, diare, ruam di kulit, kerusakan ginjal dan hati serta perdarahan dalam tubuh.

Penyakit Ebola termasuk penyakit yang ganas dan mematikan di seluruh dunia dan belum ditemukan vaksin untuk pencegahannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 09:39 WIB

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Terkini

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:58 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

×