Bayi dan Ibu Hamil Rentan Terinfeksi Bakteri Listeria

Ririn Indriani

Selasa, 27 Januari 2015 | 16:18 WIB
Bayi dan Ibu Hamil Rentan Terinfeksi Bakteri Listeria
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi, ibu hamil dan orang lanjut usia (lansia) termasuk dalam golongan yang rentan terjangkit penyakit Listeriosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri listeria yang kini sedang menjangkiti warga Amerika Serikat (AS).

Bakteri tersebut diduga berasal dari apel jenis Granny Smith dan Gala yang terkontaminasi.

"Yang rawan untuk terjangkit listeriosis parah adalah lansia di atas 65 tahun, orang dengan daya tahan tubuh rendah, wanita hamil dan bayi," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama.

Data dari CDC AS selama Januari 2015 menunjukkan 31 orang dirawat di rumah sakit dan tujuh orang meninggal dari 11 negara bagian di AS.

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 25 dari 28 kasus memiliki riwayat memakan apel sehingga dicurigai buah apel tersebut tercemar bakteri listeria.

Buah apel tersebut merupakan salah satu produk ekspor AS ke berbagai negara termasuk Indonesia sehingga dikhawatirkan penularan bakteri itu akan menyebar ke negara lain.

Perusahaan yang memproduksi apel-apel tersebut telah mencoba menarik apelnya di pasaran dan imbauan kewaspadaan dikeluarkan bagi masyarakat sebelum mengonsumsi buah-buahan tersebut.

"Sejauh ini belum ada ditemukan kasus diluar Amerika. Jadi sejauh ini tidak ada kasus di Asia dan tentu juga tidak ada di Indonesia," kata Tjandra.

Penyakit Listeriosis disebabkan oleh bakteri Listeria Monocytogenes, tapi bisa juga disebabkan oleh bakteri Listeria ivanovii atau Listeria grayi.

Infeksi bakteri tersebut pada ibu hamil dapat menimbulkan gejala seperti flu dan gangguan lebih berat seperti keguguran dan bahkan kematian sedangkan infeksi pada bayi baru lahir (neonatal) dapat berupa sepsis atau meningitis.

Infeksi juga dapat ditunjukkan lewat gejala seperti gangguan sistem syaraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, meningitis, meningoensefalitis, abses otak dengan keluhan kaku kuduk, demam, kejang dan lainnya.

Tjandra menyebut adanya gangguan saluran cerna, muntah, diare, demam dan terkadang gangguan jantung juga ditemukan pada penderita infeksi bakteri listeria tersebut.

Pengobatan dapat dilakukan dengan antibiotika jangka panjang (2-6 minggu) dengan ampisilin dan gentamisin sedangkan pencegahan terutama dilakukan dengan menjaga kebersihan dalam memegang dan mengolah serta menyajikan makanan begitu juga kebersihan pada buah dan sayur sebelum dikonsumsi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permen Karet Mampu Usir 110 Juta Bakteri Dalam 10 Menit

Permen Karet Mampu Usir 110 Juta Bakteri Dalam 10 Menit

Health | Selasa, 27 Januari 2015 | 15:19 WIB

Ketimbang Impor, Buah Lokal Lebih Aman

Ketimbang Impor, Buah Lokal Lebih Aman

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2015 | 10:40 WIB

Kementan Belum Temukan Apel Impor Tercemar Bakteri Listeria

Kementan Belum Temukan Apel Impor Tercemar Bakteri Listeria

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 20:39 WIB

Waspadai Bakteri Listeria

Waspadai Bakteri Listeria

Health | Kamis, 22 Januari 2015 | 15:00 WIB

Terkini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video

2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Raline Shah Resmi Mundur Sebagai Stafsus Menkomdigi Era Prabowo Subianto

Raline Shah Resmi Mundur Sebagai Stafsus Menkomdigi Era Prabowo Subianto

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam

Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×