Inilah Mitos dan Fakta Seputar Diabetes

Jum'at, 01 Mei 2015 | 17:27 WIB
Inilah Mitos dan Fakta Seputar Diabetes
Ilustrasi tes gula darah. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes atau kencing manis nyatanya bisa menyerang siapa saja. Tapi sedikit sekali orang yang berusaha menggali informasi lebih lanjut tentang penyakit satu ini.

Beda halnya jika seseorang terkena penyakit meningitis atau kanker tertentu. Diabetes seolah tak lagi menjadi obrolan yang mengejutkan.

Akhirnya antara mitos dan fakta mengenai penyakit diabetes sering terkaburkan. Padahal penyerapan informasi yang salah tentang diabetes bisa membahayakan jiwa diabetesi.

"Mitos bahwa diabetes bisa sembuh itu paling sering terdengar. Padahal faktanya, sekali mengidap diabetes seumur hidup seseorang harus bersahabat dengan penyakit satu ini. Yang paling penting harus dipahami itu diabetes nggak segampang itu sembuh perlu kontrol seumur hidup," kata dr Mohammad Firas, di Jakarta, belum lama ini.

Lalu apa saja mitos dan fakta seputar diabetes? Yuk, simak ulasan berikut.

1. Mitos: Diabetesi tidak boleh ngemil?
Fakta: camilan justru berfungsi menjaga kadar gula dalam darah sehingga tetap stabil dan bisa mengontrol gula darah.

2. Mitos: diabetesi harus stop konsumsi gula?
Fakta: diabetesi tidak perlu berhenti mengonsumsi gula. Alasannya, gula berfungsi sebagai sumber energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun tentunya jumlahnya harus dibatasi agar kadar gula tetap stabil.

3. Mitos: diabetesi tidak boleh mengonsumsi makann berserat, karena bisa meningkatkan gula darah dan berat badan?
Fakta: serat justru berfungsi untuk memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga dapat menjaga kestabilan gula darah dan berat badan.

4. Mitos: diabetesi lebih baik makan hanya tiga kali sehari?
Fakta:  Diabetesi boleh saja makan 5-6 kali sehari agar gula darah terjaga. Makan utama 3 kali dan makan selingan 2-3 kali. Tapi tentunya dengan tetap menjaga asupan gula yang masuk.

5. Mitos: jika ada anggota keluarga diabetes, sudah pasti Anda terkena diabetes?
Fakta: lebih dari 95 persen penyandang diabetes tidak mewarisi penyakitnya kepada keluarganya. Penyakit diabetes yang diderita umumnya karena pola makan yang tidak sehat.

6. Mitos: diabetes diturunkan menyilang dari ibu ke anak laki-laki atau dari ayah ke anak perempuan?
Fakta: memiliki golongan darah yang sama dengan ayah dan ibu tidak membuat terkena diabetes. Riwayat keluarga memang menambah risiko diabetes, tapi yang utama disebabkan oleh pola makan.

7. Mitos: kadar gula darah rendah lebih baik daripada darah tinggi?
Fakta: menurut dokter, gula darah rendah sama berbahayanya dengan kadar gula darah yang tinggi.

8. Mitos: diabetesi tidak boleh makan beberapa makanan?
Fakta: diabetesi boleh makan apa saja asal jumlah dan takarannya dibatasi sesuai dengan kebutuhan kalori masing-masing orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI