7 Manfaat Menakjubkan Alpukat Bagi Kesehatan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 23 Mei 2015 | 14:06 WIB
7 Manfaat Menakjubkan Alpukat Bagi Kesehatan
Alpukat. (Shutterstock)

Suara.com - Alpukat telah menjadi buah favorit bagi sebagian besar masyarakat Amerika. Entah dengan dikonsumsi langsung atau dilumaskan terlebih dahulu dalam bentuk jus, buah satu ini menyimpan banyak manfaat kesehatan.

Pakar gizi Amerika Serikat, Franci Cohen berpendapat bahwa alpukat merupakan buah dengan gizi berlimpah dan kaya akan serat sehingga baik untuk kesehatan.

"Ketika dikonsumsi dalam jumlah tepat, buah kaya serat ini sangat baik dimasukkan dalam menu diet Anda sehari-hari," kata Cohen seperti dilansir laman Medical Daily.

Lalu apa saja sih manfaat kesehatan yang bisa didapat dari mengonsumsi alpukat? Yuk simak ulasan berikut!

1. Membantu menyerap nutrisi lain
Alpukat memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga membantu tubuh untuk menyerap berbagai vitamin lain seperti A, D, E, dan K.

"Kandungan lemak dalam alpukat membantu menfasilitasi penyerapan nutrisi seperti vitamin A, D, E, K ke dalam tubuh," kata Marci Clow, seorang pakar nutrisi.

2. Meringankan gejala arthritis
Alpukat mengandung pitosterol, antioksidan karotenoid, asam lemak omega 3 dan lemak alkohol polyhydroxolated yang mencegah timbulnya inflamasi.

Matthew Brennecke, dokter nuropati di Rocky Mountain Wellness Clinic in Fort Collins, Colo, percaya alpukat bisa membantu mengatasi radang arthritis dan osteoarthritis.

"Kami melihat bahwa ekstrak nabati yang dibuat dari kedelai dan alpukat bisa menghambat perkembangan osteoarthritis," katanya.

3. Mengurangi risiko kanker tertentu
Alpukat mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat memerangi kanker tertentu seperti mulut, kulit, dan prostat.

Sebuah studi pada 2007 menunjukkan bahwa fitokimia yang terkandung dalam alpukat efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Alpukat yang kaya akan vitamin E dan glutation juga bisa membantu pasien kanker saat menjalani kemoterapi sehingga terlindungi dari efek buruk jenis terapi ini.

4. Menurunkan kolesterol
Lemak tak jenuh yang terkandung dalam alpukat bisa membantu tubuh menurunkan kadar kolesterol jahat. Sebuah penelitian tahun 1996 menemukan bahwa pasien yang memiliki kolesterol tinggi dan mengonsumsi alpukat secara berkala selama satu minggu, dikaitkan dengan penurunan kolesterol jahat sebanyak 22 persen dan peningkatan kolesterol baik sebanyak 11 persen.

5. Menjaga kesehatan mata
100 gram alpukat mengandung 81 mg lutein, zeazanthin dan fitonutrein yang baik untuk kesehatan mata. Ketiga jenis nutrien ini merupkan antioksidan bagi mata yang berkontribusi menurunkan risiko penurunan fungsi mata terkait usia.

6. Memperbaiki fungsi jantung
Kandungan lemak tak jenuh ganda pada alpukat tak hanya dapat mengurangi tingkat kolesterol dalam darah, tapi juga menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan. Alpukat juga kaya akan vitamin B6 dan asam folat yang membantu mengurangi risiko gangguan metabolisme yang memicu peningkatan penyakit jantung, stroke dan diabetes.

7. Membantu menurunkan berat badan
Teksturnya yang lembut, membuat alpukat kaya akan serat. Hal ini tentunya bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga bisa mencegah nafsu makan terlalu banyak. Konsumsi alpukat pun secara tak langsung membantu Anda mendapatkan berat badan yang ideal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Makanan Ini Bisa Cegah Kanker Usus Besar

4 Makanan Ini Bisa Cegah Kanker Usus Besar

Health | Selasa, 17 Maret 2015 | 14:59 WIB

Makan Alpukat Setiap Hari Turunkan Kolesterol

Makan Alpukat Setiap Hari Turunkan Kolesterol

Health | Senin, 23 Februari 2015 | 07:42 WIB

Konsumsi Buah Ini Setiap Hari Membuat Jantung Sehat

Konsumsi Buah Ini Setiap Hari Membuat Jantung Sehat

Health | Kamis, 08 Januari 2015 | 11:44 WIB

Jangan Jauhi Makanan Berlemak Ini

Jangan Jauhi Makanan Berlemak Ini

Health | Jum'at, 07 November 2014 | 13:37 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB