Mengenal Lebih Dekat Tentang Thalassaemia

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 15 Juni 2015 | 20:26 WIB
Mengenal Lebih Dekat Tentang Thalassaemia
Ilustrasi sel darah merah. (Shutterstock)

Suara.com - Pernahkah mendengar Thalassaemia? Salah satu penyakit turunan yang cukup berbahaya jika tak dideteksi secara dini. Penyakit ini hampir serupa dengan anemia ringan, karenanya penyakit ini sering tak terdiagnosa.

Thalassaemia menurut Djumhana Atmakusuma, dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM adalah penyakit kelainan sel darah merah yang disebabkan berkurang atau tidak dibentuknya bahan pembentuk hemoglobin. Hal ini berakibat sel darah merah mudah pecah.

"Penyakit ini bukan penyakit menular. Bukan pula disebabkan gaya hidup yang kurang sehat. Melainkan, diturunkan dari kedua orangtua, karena ketidaksempurnaan rantai pembentuk hemoglobin alpha dan beta," jelas dia dalam acara SEHATi Bicara Thalassaemia: Kenali dengan Diagnosa Dini untuk Cegah Komplikasi dan Bahaya Lain di Jakarta, Senin (15/6/2015).

Rantai pembentuk hemoglobin alpha dan beta berfungsi untuk membentuk sel darah merah, yang diperlukan tubuh untuk membawa oksigen ke semua organ tubuh, serta mengatur beberapa kekurangan sel darah merah, yang sebagian besar berisikan zat besi.

Ketidaksempurnaan rantai hemoglobin tersebut disebabkan hilangnya fungsi gen-gen tertentu. Inilah, lanjut Djumhana, yang diturunkan oleh kedua orangtua pada anaknya, jika keduanya membawa sifat, salah satu pembawa sifat dan lainnya penderita, ataupun keduanya penderita Thalassaemia.

Secara klinis, Thalassaemia dibagi menjadi tiga, yakni Thalassaemia minor di mana tidak bergejala, tidak membutuhkan transfusi darah, dan hidup seperti orang normal. Yang kedua adalah Thalassaemia intermedia, di mana memiliki gejala ringan dan membutuhkan transfusi darah, tapi tidak rutin. Yang terakhir adalah Thalassaemia mayor yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.

Thalassaemia akan menurun pada anak, jika salah satu orang tua pembawa sifat Thalassaemia minor dan satunya normal, maka 50 persen anak mereka kemungkinan lahir dengan Thalassaemia minor dan 50 persen lainnya normal.

"Namun jika kedua orangtuanya pembawa sifat Thalassaemia minor, maka 50 persen anak mereka kemungkinan lahir dengan Thalassaemia minor, 25 persen normal dan 25 persen Thalassaemia mayor," jelas Djumhana.

Untuk menghindarinya menurunkan anak dengan Thalassaemia mayor, sebaiknya lanjut dia, sebelum menikah calon pengantin bisa melakukan skrining Thalassaemia, untuk mengetahui seseorang itu normal, Thalassaemia minor atau mayor.

"Ini bisa menghindari perkawinan antara sesama Thalassaemia minor. Karena jika sesama Thalassaemia minor menikah, dapat melahirkan anak dengan Thalassaemia mayor," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Meninggal Babe Cabita Ungkap Sakit Kelainan Darah Langka, Bedanya Apa dengan Leukimia?

Sebelum Meninggal Babe Cabita Ungkap Sakit Kelainan Darah Langka, Bedanya Apa dengan Leukimia?

Health | Selasa, 09 April 2024 | 11:23 WIB

Dikira Cuma Ruam, Perempuan Ini Ternyata Idap Kelainan Darah Langka Mematikan: Darahnya Tidak Bisa Membeku!

Dikira Cuma Ruam, Perempuan Ini Ternyata Idap Kelainan Darah Langka Mematikan: Darahnya Tidak Bisa Membeku!

Health | Rabu, 02 November 2022 | 12:37 WIB

Presiden Panama Idap Kelainan Darah Langka, Apa Saja Risiko Kesehatan yang Muncul?

Presiden Panama Idap Kelainan Darah Langka, Apa Saja Risiko Kesehatan yang Muncul?

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 17:22 WIB

Presiden Panama Idap Kelainan Darah Langka

Presiden Panama Idap Kelainan Darah Langka

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 10:24 WIB

Terkini

Komnas HAM Ungkap 3 Tersangka Rusuh Demo 27 Agustus Masih Ditahan, Ini Alasannya

Komnas HAM Ungkap 3 Tersangka Rusuh Demo 27 Agustus Masih Ditahan, Ini Alasannya

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Gusar Biaya Transfer Mahal? Saatnya QRIS 'Menembus Piramida' Mesir!

Gusar Biaya Transfer Mahal? Saatnya QRIS 'Menembus Piramida' Mesir!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang

Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Pungli Juru Parkir Jakarta Didorong Masuk Pidana Pemerasan

Pungli Juru Parkir Jakarta Didorong Masuk Pidana Pemerasan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sinopsis The Body, Horor Netflix tentang Histeria Massal di SMA Katolik

Sinopsis The Body, Horor Netflix tentang Histeria Massal di SMA Katolik

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Jangan Keseringan Cuci Muka, Ini 7 Tanda Kulit Over-Cleansing Akibat Facial Wash

Jangan Keseringan Cuci Muka, Ini 7 Tanda Kulit Over-Cleansing Akibat Facial Wash

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Karhutla Tak Juga Jadi Bencana Nasional, Pendanaan Bencana Diduga Tergeser untuk MBG dan KDMP

Karhutla Tak Juga Jadi Bencana Nasional, Pendanaan Bencana Diduga Tergeser untuk MBG dan KDMP

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Kebakaran Rumah di Penjaringan Tewaskan Dua Orang, Satu Petugas Damkar Terluka

Kebakaran Rumah di Penjaringan Tewaskan Dua Orang, Satu Petugas Damkar Terluka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:12 WIB

GAC Indonesia Resmi Kenalkan Mobil Listrik AION UT Urban di Bekasi

GAC Indonesia Resmi Kenalkan Mobil Listrik AION UT Urban di Bekasi

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×