Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB
Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi terkana shin splints setelah lari. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Shin splints adalah peradangan otot dan jaringan di sekitar tulang kering akibat aktivitas fisik berat atau berlari.
  • Pemicu utamanya meliputi peningkatan intensitas latihan mendadak, penggunaan sepatu tidak sesuai, hingga teknik lari yang kurang tepat.
  • Penanganan kondisi ini dilakukan melalui metode RICE yaitu istirahat, kompres es, pemakaian kompresi, serta elevasi pada kaki.

Suara.com - Bagi Anda yang hobi berlari, baik sebagai pemula maupun pelari maraton berpengalaman, rasa nyeri di area tulang kering mungkin bukan hal yang asing.

Kondisi ini dalam dunia medis dikenal dengan istilah Medial Tibial Stress Syndrome (MTSS) atau yang lebih populer disebut sebagai Shin Splints.

Meskipun sering dianggap sepele, shin splints bisa menjadi penghambat besar dalam program latihan Anda jika tidak ditangani dengan benar.

Mari kita bahas lebih dalam mengenai apa itu shin splints dan bagaimana cara menghadapinya.

Apa Itu Shin Splints?

Shin splints adalah rasa nyeri yang terjadi di sepanjang tulang kering (tibia), yaitu tulang besar di bagian depan kaki bawah Anda.

Nyeri ini biasanya dirasakan di bagian dalam tulang kering, di mana otot menempel pada tulang.

Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan pada otot, tendon, dan jaringan ikat di sekitar tulang tibia.

Biasanya, rasa sakit muncul selama atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat atau berulang, terutama lari.

Gejala yang Sering Muncul

  • Rasa nyeri tumpul atau tajam di bagian depan atau samping dalam tulang kering.
  • Nyeri yang muncul di awal lari, namun terkadang mereda saat tubuh sudah panas (namun akan kembali terasa setelah berhenti).
  • Area tulang kering terasa sensitif atau nyeri saat ditekan.
  • Terjadi pembengkakan ringan di area kaki bawah.

Mengapa Shin Splints Bisa Terjadi?

Penyebab utama shin splints adalah tekanan berlebih (overuse pada tulang kering dan jaringan ikatnya. Beberapa faktor pemicunya antara lain:

baca juga

1. Terlalu Banyak, Terlalu Cepa Berlarit: Meningkatkan intensitas, durasi, atau jarak lari secara mendadak tanpa memberikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.

2. Sepatu yang Tidak Sesuai: Menggunakan sepatu lari yang sudah aus (hilang bantalannya) atau tidak sesuai dengan bentuk anatomi kaki (misalnya untuk kaki datar/overpronasi).

3. Permukaan Lari yang Keras: Sering berlari di atas aspal atau beton yang memberikan impak besar pada kaki dibandingkan berlari di atas rumput atau lintasan atletik.

4. Teknik Lari yang Kurang Tepat: Cara mendarat yang salah atau langkah yang terlalu lebar (overstriding) dapat meningkatkan beban pada tulang kering.

5. Otot Kaki yang Lemah atau Kaku: Otot betis yang kaku atau otot inti (core) yang lemah memaksa tulang kering bekerja lebih keras untuk menstabilkan tubuh.

Cara Mengatasi Shin Splints (Metode RICE)

Jika Anda mulai merasakan gejala shin splints, jangan memaksakan diri untuk terus berlari. Lakukan langkah-langkah berikut:

  • Rest (Istirahat): Berhenti berlari selama beberapa hari hingga nyeri hilang. Gantilah dengan olahraga rendah benturan seperti berenang atau bersepeda untuk menjaga kebugaran.
  • Ice (Es): Kompres area yang nyeri dengan es selama 15-20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi peradangan.
  • Compression (Kompresi): Gunakan compression sleeves atau perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan.
  • Elevation (Elevasi): Angkat kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring untuk memperlancar aliran darah.

Jika nyeri tetap bertahan meskipun sudah beristirahat total selama beberapa minggu, atau jika nyeri sangat tajam dan terlokalisasi di satu titik kecil, segera konsultasikan ke dokter atau fisioterapis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik

Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik

Lifestyle | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:48 WIB

Beli Sepatu Lari Apakah Harus Up Size? Ketahui Cara Menentukan Ukuran yang Tepat

Beli Sepatu Lari Apakah Harus Up Size? Ketahui Cara Menentukan Ukuran yang Tepat

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:49 WIB

5 Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat Menurut Atlet Agus Prayogo, Jangan Asal Mahal

5 Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat Menurut Atlet Agus Prayogo, Jangan Asal Mahal

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Jelang Demo 27 Agustus, DPR Klaim Aktivitas Parlemen Tetap Berjalan Normal

Jelang Demo 27 Agustus, DPR Klaim Aktivitas Parlemen Tetap Berjalan Normal

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan

Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah

Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?

Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:36 WIB

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:25 WIB

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×