Konsumsi Vitamin B12 Memicu Jerawat?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2015 | 07:45 WIB
Konsumsi Vitamin B12 Memicu Jerawat?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi vitamin B12 dapat memicu timbulnya jerawat. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa konsumsi makanan mengandung vitamin B12 mampu mengubah bakteri wajah yang menyebabkan peradangan di kulit.

Untuk mendapatkan temuan ini peneliti membandingkan analisis biosintesis B12 pada 13 pasien berjerawat dengan 20 pasien yang tidak berjerawat. Responden rata-rata berusia 24.8 tahun. Sementara penelitian kedua melibatkan 10 pasien sehat yang tidak memiliki jerawat untuk mengonsumsi vitamin B12.

Temuan menunjukkan bahwa vitamin B12 menyebabkan bakteri kulit yang terkait dengan jerawat yakni propionibacterium acnes
mengalami peradangan sehingga timbul jerawat.

Padahal vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme, pembentukan sel darah dan menjaga sistem saraf tetap sehat. Oleh karena itu peneliti UCLA, Huiying Li menganggap perlunya penelitian lanjutan untuk memahami kaitan antara konsumsi vitamin B12 dengan timbulnya jerawat.

“Ada banyak hal yang harus dipelajari untuk memahami bahwa vitamin B12 menyebabkan jerawat,” ujarnya.

Sementara itu, Profesor Ilmu Gizi dari Rutgers University, Josh Miller mendukung adanya penelitian lanjutan untuk menginvetigasi hasil temuan awal dari tim UCLA. Pasalnya sebuah penelitian sebelumnya kata Miller justru menunjukkan bahwa vitamin B12 mengandung anti inflamasi.

"Membuktikan kaitan antara Vitamin B12 dengan jerawat perlu investigasi lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih luas dan secara acak," kata Miller. (Zeenews)Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi vitamin B12 dapat memicu timbulnya jerawat. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa konsumsi makanan mengandung vitamin B12 mampu mengubah bakteri wajah yang menyebabkan peradangan di kulit.

Untuk mendapatkan temuan ini peneliti membandingkan analisis biosintesis B12 pada 13 pasien berjerawat dengan 20 pasien yang tidak berjerawat. Responden rata-rata berusia 24.8 tahun. Sementara penelitian kedua melibatkan 10 pasien sehat yang tidak memiliki jerawat untuk mengonsumsi vitamin B12.

Temuan menunjukkan bahwa vitamin B12 menyebabkan bakteri kulit yang terkait dengan jerawat yakni propionibacterium acnes
mengalami peradangan sehingga timbul jerawat.

Padahal vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme, pembentukan sel darah dan menjaga sistem saraf tetap sehat. Oleh karena itu peneliti UCLA, Huiying Li menganggap perlunya penelitian lanjutan untuk memahami kaitan antara konsumsi vitamin B12 dengan timbulnya jerawat.

“Ada banyak hal yang harus dipelajari untuk memahami bahwa vitamin B12 menyebabkan jerawat,” ujarnya.

Sementara itu, Profesor Ilmu Gizi dari Rutgers University, Josh Miller mendukung adanya penelitian lanjutan untuk menginvetigasi hasil temuan awal dari tim UCLA. Pasalnya sebuah penelitian sebelumnya kata Miller justru menunjukkan bahwa vitamin B12 mengandung anti inflamasi.

"Membuktikan kaitan antara Vitamin B12 dengan jerawat perlu investigasi lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih luas dan secara acak," kata Miller. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sulit Hilangkan Bekas Jerawat, Pakai Cara Ini Saja!

Sulit Hilangkan Bekas Jerawat, Pakai Cara Ini Saja!

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2015 | 10:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB