Heboh Pembalut Berklorin, Konsumen Bikin Petisi Online

Laban Laisila, Firsta Nodia

Kamis, 09 Juli 2015 | 16:05 WIB
Heboh Pembalut Berklorin, Konsumen Bikin Petisi Online
Pembalut yang mengandung zat klorin. (suara.com/Firsta Nodia)

4. VClass Ultra, PT Softex Indonesia, klorin 17,74 ppm

5. Kotex, PT Kimberly Clark Indonesia, klorin 8,23 ppm

6. Hers Protex, PT Multi Duta Utari, klorin 7, 93 ppm

7. LAURIER, PT KAO Indonesia, klorin 7,77 ppm

8. Softex, PT Softex Indonesia, klorin 7,3 ppm

9. Softness Standard Jumbo Pack, klorin 6, 05 ppm

Pantyliner:

1. V Class, PT Softex Indonesia, klorin 14, 68 ppm

2. Pure Style, PT Uni Charm Indonesia, klorin 10,22 ppm

3. My Lady, PT Sehat Anugerah Perkasa, klorin 9,76 ppm

4. KOTEX Fresh Liners, PT Kimberly Clark Indonesia, klorin 9,66 ppm

5. Softness Panty Shields, PT Softness Indonesia Indah, klorin 9,00 ppm

6. CareFree superdry, Johnson & Johnson Indonesia, klorin 7,58 ppm

7. LAURIER Active Fit, PT KAO Indonesia, klorin 5, 87 ppm

Berdasarkan penjelasan dari ahli Radiologi-Onkologi RS Kanker Dharmais, dr. Fielda Djuita Sp.Rad kadar aman penggunaan klorin untuk produk pembalut adalah 0,01 ppm, sedangkan CHARM bahkan sampai 54, 73 ppm!

Klorin pada pembalut ini bisa menyebabkan keputihan, gatal-gatal, dan iritasi. Parahnya lagi dapat menjadi penyebab terkenanya kanker servik, seperti temuan badan kesehatan dunia WHO mengatakan 52 juta resiko terkena kanker serviks dan salah satunya adalah dari zat-zat yang terkandung di dalam pembalut.

Hal ini jelas-jelas melanggar Pasa 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 mengenai hak konsumen, yang didalamnya terdapat hak keamanan produk.

Kami para perempuan Indonesia menuntut Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk mengeluarkan aturan/standar batas aman produksi atau penggunaan pembalut berklorin.

BSN harus bertindak cepat, karena sampai saat ini tidak ada aturan/standar mengenai bahaya penggunaan atau informasi berapa ambang batas aman klorin pada pembalut.

Perusahaan-perusahaan yang memproduksi #pembalutklorin harus segera menghentikan produksinya karena kami sebagai konsumen tidak ingin mempertaruhkan kesehatan dan hidup kami. Cukup sudah kami terekspos resiko kanker serviks karena bertahun-tahun menggunakan pembalut berklorin.

Sebagai konsumen yang cerdas, ayo sama-sama suarakan petisi ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disarankan Kembali ke Pembalut Kain, Perempuan Bilang 'Rempong'

Disarankan Kembali ke Pembalut Kain, Perempuan Bilang 'Rempong'

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2015 | 11:52 WIB

Sebagian Perempuan Mengaku Iritasi dengan Pembalut Merek Tertentu

Sebagian Perempuan Mengaku Iritasi dengan Pembalut Merek Tertentu

Health | Kamis, 09 Juli 2015 | 11:41 WIB

Apa Kata Perempuan soal Pembalut Klorin?

Apa Kata Perempuan soal Pembalut Klorin?

Health | Kamis, 09 Juli 2015 | 10:44 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×