Anak Pilih-pilih Makanan? Mungkin Ini Penyebabnya

Ririn Indriani

Kamis, 06 Agustus 2015 | 17:11 WIB
Anak Pilih-pilih Makanan? Mungkin Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati bagi orangtua yang memiliki anak suka pilih-pilih makanan, karena bisa jadi itu merupakan pertanda adanya gangguan emosi yang harus segera diperiksa lebih lanjut.

Sebuah riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics menemukan bahwa anak-anak pra-sekolah yang sangat selektif dengan apa yang dimakannya bahkan  berdekatan dengan makanan-makanan tertentu saja tidak suka, cenderung memiliki kecemasan atau depresi yang mendasari ketimbang anak-anak lain.

Namun hanya tiga persen anak-anak yang diteliti yang memiliki perilaku se-ekstrem itu. Perilaku pilih-pilih makanan yang kurang parah, disebut "pilih-pilih makanan sedang" pada studi tersebut ditemukan pada 18 persen dari anak-anak.

Anak-anak tersebut hanya mau makan kisaran sempit makanan. Anak-anak yang tingkat keparahannya dua kali lipat dari yang lain mengembangkan simptom kecemasan dalam dua tahun.

Pemilih makanan yang lebih tipikal, termasuk anak-anak yang menolak makan sayur kemungkinan cuma mengalami "ketidaksukaan normal", kata pakar gangguan makan Nancy Zucker, penulis utama dalam studi tersebut yang juga merupakan profesor psikiatri di fakultas kedokteran Universitas Duke seperti dilansir dari AP.

Mereka adalah anak-anak yang pada umumnya akan mengembangkan perilaku pilih-pilih saat dewasa kelak. Nancy juga mengatakan bahwa anak-anak dengan perilaku pilih-pilih sedang kemungkinan mengembangkan masalah dari pada grup yang tingkatnya parah, meskipun riset yang lebih dalam perlu dilakukan untuk mengonfirmasi itu.

Sementara itu, Dr. Arthur Lavin, seorang dokter anak di  Cleveland mengatakan, pilih-pilih makanan adalah satu di antara kekhawatiran utama para orang tua, dan studi itu "membantu kita untuk memahami siapa yang mestinya kita khawatirkan.

"Ada hal yang lebih besar dibalik hanya sekedar tidak mau makan brokoli," kata Lavin salah seorang anggota komite American Academy of Pediatrics pada isu psiko-sosial. Dia tak terlibat dalam penelitian.

Studi tersebut fokus pada 900 anak-anak usia dua hingga lima tahun yang direkrut dari perawatan utama dokter yang berafiliasi dengan pusat medis Duke di Durham, North Carolina.

Para peneliti melakukan wawancara dengan para orangtua di rumah untuk mengevaluasi kebiasaan makan anak-anak dan adanya masalah kesehatan mental. Kelanjutan evaluasi akan dilakukan dua tahun kemudian pada hampir 200 anak.

Hasil studi menunjukkan bahwa dibandingkan dengan anak-anak yang tidak terlalu rewel saat makan, depresi dan kecemasan sosial setidaknya dua kali lipat lebih umum dijumpai pada anak-anak dengan tingkat perilaku pilih-pilih makanan parah: perilaku kurang perhatian dan simptom kecemasan perpisahan lebih umum ditemukan pada anak-anak berperilaku pilih-pilih makanan sedang.

Perilaku makan selektif yang parah dideskripsikan di dalam studi sama dengan gangguan menolak asupan makanan, ditambahkan pada 2013 dalam edisi terkini manual yang banyak digunakan para psikiater. Perilaku tersebut dapat terjadi di usia berapa pun; beberapa yang terpengaruh adalah mereka yang sangat sensitif terhadap rasa makanan, bau dan tekstur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2015 | 17:50 WIB

Astaga, Bocah Ini Hobi Makan Spons, Pasir dan Karpet

Astaga, Bocah Ini Hobi Makan Spons, Pasir dan Karpet

News | Jum'at, 10 April 2015 | 05:47 WIB

Emosi Ternyata Bisa Pengaruhi Pola Makan

Emosi Ternyata Bisa Pengaruhi Pola Makan

Health | Rabu, 18 Maret 2015 | 20:16 WIB

Penyebab Anak Tak Mau Makan

Penyebab Anak Tak Mau Makan

Health | Kamis, 13 November 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×