Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus Kambuh Lagi

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2015 | 17:29 WIB
Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus Kambuh Lagi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terkini menemukan bahwa mengonsumsi kopi berkafein setiap hari baik untuk kesehatan, karena dapat mengurangi kambuhnya kanker usus pada pasien yang didiagnosis dengan stadium tiga.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti di Dana-Farber Cancer Center di Boston, Amerika Serikat (AS) melakukan penelitian dengan 1.000 pasien yang telah menjalani operasi dan kemoterapi untuk kanker kolon stadium tiga.

Selama studi, peneliti menemukan bahwa manfaat terlihat pada mereka yang minum kopi empat cangkir atau lebih dalam sehari, selama sekitar 460 miligram kafein. Mereka juga menemukan bahwa kafein dalam kopi menurunkan risiko kekambuhan dan kematian akibat kanker kolon daripada komponen kopi lainnya.

"Pasien-pasien ini 42 persen lebih mungkin untuk terkena kanker lagi dibandingkan mereka yang tidak minum kopi, dan 33 persen lebih mungkin untuk meninggal akibat kanker atau penyebab lainnya," kata studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology.

Mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari mengalami "manfaat lebih sederhana, sementara sedikit perlindungan dikaitkan dengan satu cangkir atau kurang."

Kanker usus stadium tiga adalah kanker usus yang telah ditemukan di kelenjar getah bening di dekat lokasi tumor asli, tapi tidak di tempat lain di tubuh.

Penulis utama Charles Fuchs, Direktur Pusat Kanker Gastrointestinal di Dana-Farber mengatakan pasien kanker usus stadium tiga memiliki risiko penyakitnya kambuh lagi sebesar 35 persen setelah menjalani perawatan.

Ia mengatakan bahwa kebanyakan kekambuhan terjadi dalam waktu lima tahun pengobatan. "Kami menemukan bahwa peminum kopi memiliki risiko lebih rendah penyakitnya kambuh dan kelangsungan hidup secara signifikan lebih besar, serta memiliki kesempatan untuk sembuh," imbuh Fuchs.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kopi mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kanker payudara pascamenopause, melanoma, kanker hati dan kanker prostat.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih tetap diperlukan untuk mengetahui secara pasti hubungan antara kopi dan mencegah kanker usus kambuh lagi. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kopi Hijau, Membakar Lemak Lebih Cepat

Kopi Hijau, Membakar Lemak Lebih Cepat

Health | Selasa, 11 Agustus 2015 | 16:15 WIB

Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes

Kopi Bisa Turunkan Risiko Diabetes

Health | Minggu, 26 Juli 2015 | 11:30 WIB

Benarkah Kopi Efektif Usir Kantuk saat Berkendara?

Benarkah Kopi Efektif Usir Kantuk saat Berkendara?

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2015 | 12:31 WIB

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Kopi Sehari

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Kopi Sehari

Health | Kamis, 02 Juli 2015 | 13:21 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB