Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Salam kenal. Begini Dok, dua bulan terakhir sebelum masa menstruasi, saya sering mengalami sakit kepala dan suhu badan saya pun meningkat. Apakah ada kemungkinan penyakit yang saya derita berbahaya, Dok? Terima kasih.
Rezky
Jawab:
Selamat sore Rezky,
Setiap perempuan mengalami gejala Premenstrual Syndrome atau PMS yang berbeda-beda. Menstruasi merupakan suatu keadaan fisiologis yang terjadi pada perempuan.
Pada saat menstruasi akan terjadi perdarahan yang secara fisiologis terjadi setiap bulan. Saat periode menstruasi berlangsung, terjadi peluruhan uterus yang menebal dan keluarnya darah dari Ms. V Anda.
Periode menstruasi biasanya tidak sama setiap bulan. Jadi, periodenya dapat berlangsung ringan, sedang maupun berat dalam hal seberapa banyak pendarahan yang keluar dari Ms. V.
Keluhan yang biasanya terjadi saat menstruasi yaitu keram pada perut bagian bawah dan Ms. V, nyeri kepala, cepat lelah, perut terasa kembung, gelisah hingga susah tidur, payudara membengkak, sakit pinggang, perubahan mood, perubahan nafsu makan, dan lain-lain.
Siklus hormonal juga mempengaruhi perubahan temperatur atau suhu tubuh Anda. Hal ini juga mempengaruhi perubahan temperatur saat terjadi ovulasi dan perdarahan menstruasi. Sehingga kecenderungan seorang perempuan mengalami demam sebelum atau saat menstruasi dan bisa saja demam setelahnya itu dinamakan sebagai pola bifasik.
Hal ini masih dalam batas normal selama tidak ada faktor pencetus lain seperti infeksi (peradangan panggul).
Terima kasih. Semoga membantu ya.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com