Menyusui Bisa Pengaruhi Siklus Haid

Ririn Indriani

Jum'at, 20 November 2015 | 15:29 WIB
Menyusui Bisa Pengaruhi Siklus Haid
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Saya seorang perempuan sudah menikah dan memiliki anak. Belum lana ini saya melakukan pap smear dan hasilnya sebagai berikut:

Sel epitel skuamosa 10 persen tertutup mucus Eritrosit San leukosit
- Sel endoserviks ditemukan
- Sel metaplastik ditemukan
- sel epitel skuamosa: sel intermedit predominan

Interpretasi: Negatif untuk kelainan intraepitelial (walaupun negatif, saya butuh penjelasan sedikit tentang sel-sel endoserviks dan metaplastik).
 
Pertanyaan kedua, saya baru saja lepas ASI kira-kira tiga bulan lalu. Anak saya sekarang berumur hampir 3 tahun. Ketika anak berusia 6 bulan, saya mulai kembali haid, tapi hanya keluar flek merah kecoklatan kental yang hanya berlangsung selama sehari.

Selebihnya, flek hanya sedikit keluar. Hal tersebut berlangsung sampai sekarang, ketika saya sudah tidak memberikan ASI. Dahulu, ketika menyusui anak pertama, saya sama sekali tidak haid. Begitu lepas ASI, saya kembali haid secara normal. Saat itu, saya memang masih berusia 24 tahun. Apa solusinya agar saya bisa haid seperti biasa? Terima kasih.

Cassey

Jawab:

Halo selamat Sore Cassey,
Dalam hal ini memang diperlukan suatu pemeriksaan penunjang seperti pap smear, tapi tentunya dokter harus menyatukan hasil yang ditemukan antara pemeriksaan fisik dengan hasil dari pap smear ini untuk ditegakkan diagnosanya sehingga dapat dikatakan ada baiknya berkonsultasi langsung kepada dokter yang merawat Anda sebelumnya.

Memang wajar terjadi apabila pada seorang perempuan yang menyusui ASI secara kontinyu dengan intensitas yang sering dapat mengakibatkan adanya perubahan dari siklus menstruasi bahkan sampai tidak menstruasi. Terkadang ibu yang menyusui ASI pada anaknya selama 6 bulan pertama secara full merupakan suatu metode KB alami walaupun tidak 100 persen.

Hal ini terjadi pula pada diri Anda sehingga mengakibatkan adanya perubahan dari haid Anda. Namun jika Anda menggunakan KB, hal ini juga sangat dapat terjadi mengingat efek dari penggunaan KB tersebut yang mengganggu haid Anda.

Jadi, saya anjurkan untuk berkonsultasi juga mengenai hal ini kepada dokter kandungan Anda, agar dilakukan pemeriksaan secara langsung sehingga nantinya diketahui apakah ada kendala pada sistem reproduksi Anda sekaligus mengkonsultasikan hasil pap smear tersebut.
 

Terima kasih. Semoga membantu ya.

Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mr. P Kesemutan, Apa Penyebabnya?

Mr. P Kesemutan, Apa Penyebabnya?

Health | Kamis, 19 November 2015 | 19:28 WIB

Bolehkah Hamil Muda Naik Pesawat?

Bolehkah Hamil Muda Naik Pesawat?

Health | Kamis, 19 November 2015 | 15:16 WIB

Posisi Rahim Bisakah Pengaruhi Kesuburan?

Posisi Rahim Bisakah Pengaruhi Kesuburan?

Health | Rabu, 18 November 2015 | 19:28 WIB

Mengapa Stres Bisa Ganggu Pencernaan?

Mengapa Stres Bisa Ganggu Pencernaan?

Health | Rabu, 18 November 2015 | 14:10 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB