Menkes Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Dokter Layanan Primer

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Jum'at, 11 Desember 2015 | 19:18 WIB
Menkes Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Dokter Layanan Primer
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek [suara.com/Firsta Putri Nodia]

Suara.com - Kementerian Kesehatan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi baru saja meluncurkan program spesialisasi dokter layanan primer. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pun mengimbau agar para dokter umum mengambil spesialis dokter layanan primer.

Menurutnya dokter layanan primer akan bertugas sebagai 'penjaga gawang' untuk mencegah orang sehat menjadi sakit. Ia pun berharap dengan banyaknya doker umum yang mengambil spesialisasi ini, angka kesakitan dan rujukan menjadi menurun.

"Dengan adanya dokter layanan primer, budget negara untuk membiayai pengobatan menjadi menurun. Hal ini juga dapat meningkatkan mutu dari fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas karena mereka ujung tombak untuk deteksi dini sebelum jadi penyakit," ujar Menkes Nila pada temu media di Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes, Usman Sumantri mengatakan, bahwa dokter umum yang mengambil layanan primer tetap bisa menjalani pekerjaannya di puskesmas. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan dokter layanan primer tidak akan menggeser keberadaan dokter yang sudah ada.

"Intinya dokter layanan primer menerapkan prinsip ilmu kedokteran keluarga. Misalnya ketika kepala keluarga menderita Demam Berdarah maka ia harus mengetahui juga bagaimana kondisi tempat tinggal pasien dan pencegahannya agar tidak diidap anggota keluarga lainnya. Jadi menggunakan pendekatan keluarga," imbuh Usman.

Menkes Nila menyebut jika program ini berjalan dengan baik maka bisa mengurangi angka rujukan dan beban biaya kesehatan yang selama ini banyak ditanggung BPJS.

"Secara pendidikan mereka setara dengan dokter spesialis klinik. Mereka juga harus fokus bagaimana caranya mencegah agar orang tidak dirujuk. Harusnya uang habis di layanan primer," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascatewasnya Dr Andra, UU Pendidikan Kedokteran Akan Direvisi

Pascatewasnya Dr Andra, UU Pendidikan Kedokteran Akan Direvisi

Health | Minggu, 15 November 2015 | 05:51 WIB

Kagetnya Nila Saat Ditodong Pertanyaan Soal Kasus Mantan Menkes

Kagetnya Nila Saat Ditodong Pertanyaan Soal Kasus Mantan Menkes

News | Jum'at, 06 November 2015 | 18:57 WIB

Ini Tanggapan Menkes soal Hukuman Kebiri bagi Paedofil

Ini Tanggapan Menkes soal Hukuman Kebiri bagi Paedofil

Health | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:47 WIB

Menkes: Penanganan Kesehatan Korban Asap Sudah Maksimal

Menkes: Penanganan Kesehatan Korban Asap Sudah Maksimal

Health | Kamis, 08 Oktober 2015 | 00:13 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×