Indonesia Hadapi Tiga Persoalan Berat di Bidang Kesehatan

Ardi Mandiri

Rabu, 30 Desember 2015 | 03:11 WIB
Indonesia Hadapi Tiga Persoalan Berat di Bidang Kesehatan
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Yoyok Bekti Prasetyo, mengemukakan ada tiga persoalan utama terekait masalah kesehatan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Persoalan tersebut yakni tingginya kematian ibu dan anak, meningkatnya penderita HIV/AIDS, dan semakin sulitnya akses lingkungan bersih bagi masyarakat Indonesia, kata Yoyok Bekti Prasetyo di sela acara kajian multidisipliner bertajuk "Membangun Budaya Sehat Berbasis Masyarakat" di kampus UMM, Selasa.

"Persoalan inilah yang mendorong pembangunan kesehatan di Indonesia harus berbasis budaya dengan melibatkan masyarakat. Salah satu fenomena masalah kesehatan lainnya juga ditemui di lingkungan masyarakat, seperti kasus penolakani ibu-ibu desa saat anaknya diimunisasi," kata Yoyok Bekti Prasetyo.

Penolakan ibu-ibu ketika anaknya diimunisasi tersebut, karena mereka khawatir ada bahan dari babi yang berarti haram. Akhirnya setelah kami jelaskan panjang lebar proses pembuatan vaksin sampai unsur haramnya hilang, baru anak mereka diperbolehkan untuk diimunisasi.

Selain kasus tersebut, katanya, ada sejumlah contoh kasus, seperti kasus anak yang terkena HIV lalu dikucilkan di SD-nya. Bahkan seorang kepala sekolah juga tidak memperbolehkan anak tersebut sekolah dengan alasan agar penyakit tersebut tidak menular, padahal penularan penyakit ini tidak serta merta terjadi jika hanya berkomunikasi secara biasa. "Ini membuktikan bahwa mereka tidak memahami tentang penyakit tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Rumah Sakit UMM dr Thantowi Djauhari memaparkan bagaimana pendidikan reproduksi sudah diajarkan sejak dini. "Kurang tersedianya edukasi tentang seks bagi remaja ini membuat remaja semakin penasaran dan ingin mencari tahu sendiri. Baik itu melalui majalah, buku,atau film pornografi, sehingga banyak remaja Indonesia yang sudah melakukan hubungan seks bebas pada usia yang masih sangat belia," ujarnya.

Thathit Manon Andini, Sekretaris Lembaga Kebudayaan (LK) UMM mengatakan bahwa kajian multidisipliner yang diadakan dua bulan sekali ini memberikan ruang sinergisitas tentang ilmu satu dengan ilmu yang lain. Ilmu tersebut akan dihubungkan dengan budaya atau kebiasaan masyarakat yang berkembang.

Ia menambahkan ini merupakan salah satu kepedulian UMM terhadap masyarakat. Karena pada dasarnya, sebagai akademisi tentunya memiliki tanggung jawab sebagai kontrol sosial dalam masyarakat. "Dengan adanya ini, saya berharap LK sebagai kepanjangan tangan di UMM bisa berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat dalam hal pendidikan dan pengetahuan," tuturnya.

Kajian multidispliner tersebut diikuti oleh puluhan peserta berasal dari mahasiswa, dosen, karyawan, serta beberapa guru TK di Malang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenis Seks yang Berisiko Tertular HIV

Jenis Seks yang Berisiko Tertular HIV

Health | Selasa, 22 Desember 2015 | 07:41 WIB

40 Persen Penderita HIV/Aids di Sorong Ibu Rumah Tangga

40 Persen Penderita HIV/Aids di Sorong Ibu Rumah Tangga

Health | Sabtu, 05 Desember 2015 | 09:41 WIB

Kemenkes Sosialisasikan Pentingnya Pencegahan HIV

Kemenkes Sosialisasikan Pentingnya Pencegahan HIV

Health | Jum'at, 04 Desember 2015 | 02:36 WIB

Sebar HIV ke 270 Orang, Mantri Desa Divonis 25 Tahun Penjara

Sebar HIV ke 270 Orang, Mantri Desa Divonis 25 Tahun Penjara

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 15:36 WIB

Terkini

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

×