Menkes Anjurkan Usir Nyamuk dengan Tanaman Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 10 Februari 2016 | 13:44 WIB
Menkes Anjurkan Usir Nyamuk dengan Tanaman Ini
Lavender, salah satu bahan alami yang bisa mengusir nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Guna mengantisipasi penularan virus Demam Berdarah Dengue (DBD) dari gigitan nyamuk Aedes Egypti, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyarankan masyarakat menggunakan bahan alami seperti tanaman serai dan kecombrang untuk dijadikan obat oles antinyamuk.

"Saya juga ingatkan nyamuk itu bisa mati dengan tanaman-tanaman tertentu, serai misalnya, kecombrang, lavender bisa jadi obat oles antinyamuk untuk mencegah DBD," ujarnya pada temu media di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Selain ramah lingkungan dan tanpa efek samping, pemberantasan nyamuk dengan cara ini juga relatif murah. Apalagi tanaman serai, kecombrang dan lavender mudah ditemukan di sekitar kita.

Imbauan ini disampaikan Menkes Nila menyusul tingginya kasus DBD yang mengakibatkan 7 provinsi di Indonesia antara lain Gorontalo, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Bali, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Banten, ditetapkan sebagai KLB.

"Saya rasa pencegahan adalah jalan terbaik. Fogging juga bisa dilakukan tapi bukan sebagai rutinitas karena mengandung insektisida yang dikhawatirkan memicu resistensi. Paling ketika terjadi satu kasus dalam suatu lingkungan baru dilakukan fogging," imbuhnya.

Nila juga mengingatkan agar masyarakat mewaspadai genangan air di musim penghujan, karena dikhawatirkan bisa menjadi sarang jentik-jentik nyamuk Aedes Agypti.

"Nyamuk DBD juga hidup di air yang bersih bukan air kotor. Karena itu di musim hujan ini banyak genangan baik di talang rumah atau bahkan di daun pun harus hati-hati. Nyamuk senang bertelur disana dan berubah menjadi jentik-jentik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Januari, Empat Orang Meninggal karena DBD di Bali

Januari, Empat Orang Meninggal karena DBD di Bali

Health | Sabtu, 06 Februari 2016 | 02:01 WIB

Musim DBD, Ahok Minta Warganya Perhatikan Genangan Air

Musim DBD, Ahok Minta Warganya Perhatikan Genangan Air

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 11:07 WIB

Cegah DBD, Menkes: Satu Rumah Harus Ada Satu Jumantik

Cegah DBD, Menkes: Satu Rumah Harus Ada Satu Jumantik

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 12:23 WIB

Kemenkes: Pencegahan Virus Zika Sama Dengan DBD

Kemenkes: Pencegahan Virus Zika Sama Dengan DBD

Health | Rabu, 27 Januari 2016 | 09:57 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×