Alasan Dilarang Melihat Gerhana Matahari Total Secara Langsung

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 08 Maret 2016 | 15:29 WIB
Alasan Dilarang Melihat Gerhana Matahari Total Secara Langsung
Ilustrasi gerhana matahari total [shutterstock]

Suara.com - Gerhana Matahari Total merupakan momen yang dinanti-nanti banyak pihak. Menurut NASA, gerhana matahari total ini dapat terlihat dari beberapa pulau di Indonesia, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan di bagian Samudra Pasifik. Periode gerhana total dapat dilihat 8:38-08:42 p.m ET.

Selain wilayah Asia Tenggara, Australia bagian utara dan timur, Hawaii dan sebagian wilayah dari Alaska, mendapatkan gerhana parsial. Tapi berkat teknologi yang ada, seluruh orang di dunia bisa melihat feed video secara langsung melalui komputer. NASA TV menampilkan secara langsung webcast gerhana dari Mikronesia yang dimulai pada 08.00 ET atau di exploratorium.com.

Bagi mereka yang berada di wilayah-wilayah yang dapat melihat peristiwa ini, sangat tidak dianjurkan untuk melihat langsung. Pasalnya, sinar kuat yang muncul dapat merusak retina dan menyebabkan kehilangan penglihatan.

Penggunaan kacamata pun tidak bisa dengan kacamata standar. Kekuatan cahaya yang timbul akan benar-benar dasyat. Seperti saat kita mengunakan kaca pembesar atau lensa pada daun, itu dapat membakar daun tersebut.

Sama halnya dengan lensa mata. Jika melihat matahari, lensa mata akan berkonsentrasi cahaya matahari dan fokus itu ke tempat yang sangat kecil di belakang mata, yakni pada retina.

Ini benar-benar membakar mata, menyebabkan kerusakan mata permanen atau kebutaan. Sebagai informasi, tidak ada sensor rasa sakit di dalam mata, sehingga tidak akan tahu jika hal itu terjadi.

Selama Gerhana Matahari Total, ada beberapa saat singkat ketika aman untuk dilihat langsung ke matahari. Waktunya hanya ketika bulan benar-benar menutup keseluruhan wajah matahari.

Kondisi ini disebut benar-benar total, dan hanya berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit. Begitu bulan mulai bergerak dari wajah matahari, Anda harus kembali menggunakan teknik melihat aman. (Exploratorium)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Legenda Gerhana Matahari Total

Ini Legenda Gerhana Matahari Total

Tekno | Selasa, 08 Maret 2016 | 14:58 WIB

Terkini

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB