Nyeri Haid Berlebihan, Waspadai Risiko Penyakit Jantung

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 31 Maret 2016 | 19:07 WIB
Nyeri Haid Berlebihan, Waspadai Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Nyeri saat haid kerap dialami sebagian besar perempuan. Bahkan sejumlah negara memberikan keringanan bagi para pekerja perempuan untuk cuti di kala haid.

Tapi sebaiknya Anda tak anggap sepele gejala nyeri saat haid. Pasalnya menurut penelitian, nyeri berlebihan saat haid dikaitkan dengan risiko mengidap penyakit jantung tiga kali lipat dibandingkan penyakit lainnya.

Nyeri berlebihan saat haid sendiri merujuk pada kondisi endometriosis atau adanya kista pada rahim. Menurut peneliti, kondisi endometriosis dikaitkan dengan risiko mengidap penyakit jantung.

"Perempuan yang mengidap endometriosis harus menyadari risiko mereka yang lebih besar dalam mengidap penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya. Bahkan risiko ini meningkat sejak perempuan berusia muda," ujar peneliti utama Fan Mu dari Brigham and Women's Hospital di Boston, Massachusets, Amerika Serikat.

Di dunia sendiri diperkirakan terdapat 6-10 persen perempuan berusia produktif yang mengidap endometriosis. Namun jumlah penderita sebenarnya tak diketahui pasti karena kondisi ini tak bisa didiagnosis kecuali melalui tindakan pembedahan.

Untuk mendapatkan temuan ini peneliti telah melibatkan data medis dari 16.430 perempuan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perempuan yang mengidap endometriosis berada pada risiko 1.52 kali lebih besar mengidap serangan jantung dan 1.91 kali lipat mengidap nyeri di dada atau angina.

Sementara itu perempuan yang berusia 40 tahun keatas dan mengidap endometriosis berada pada risiko tiga kali lipat mengalami serangan jantung atau penyempitan di pembuluh darah dibandingkan mereka yang tidak memiliki endometriosis.

Sebagai upaya pencegahan, studi ini menjelaskan bahwa pengangkatan endometriosis bisa menjadi langkah terbaik untuk menurunkan risiko mengidap penyakit jantung. (Zeenews)





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Haruskah Konsumsi Pereda Nyeri Saat Haid?

Haruskah Konsumsi Pereda Nyeri Saat Haid?

Health | Rabu, 09 September 2015 | 11:33 WIB

7 Cara Alami Atasi Nyeri Haid

7 Cara Alami Atasi Nyeri Haid

Lifestyle | Selasa, 01 September 2015 | 07:58 WIB

Bagaimana Orgasme Bisa Kurangi Nyeri Haid?

Bagaimana Orgasme Bisa Kurangi Nyeri Haid?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2015 | 12:31 WIB

Ini Penyebab Nyeri Saat Haid

Ini Penyebab Nyeri Saat Haid

Lifestyle | Rabu, 22 April 2015 | 17:51 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB