Penduduk Indonesia 74 Persen Tinggal di Daerah Bebas Malaria

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 02 Mei 2016 | 16:36 WIB
Penduduk Indonesia 74 Persen Tinggal di Daerah Bebas Malaria
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Upaya pengendalian malaria di Indonesia yang sudah dimulai sejak 5 dasawarsa lalu, kini telah membuahkan hasil. Hal ini ditandai dengan angka kejadian malaria atau annual parasite incidence (API) yang secara nasional hanya 0,85 kasus per 1000 jiwa pada 2015.

Hal ini disampaikan Sekretaris Ditjen Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Desak Made Wismarini saat membuka seminar Tata Laksana Kasus Malaria Terkini dalam rangkaian peringatan Hari Malaria ke-9 di Jakarta.

Dalam sambutannya ia juga menyebut, lebih dari 80 persen kabupaten/kota di wilayah Jawa, Bali, dan Sumatera Barat berhasil mencapai eliminasi malaria.

"Ini artinya, sekitar 74 persen penduduk Indonesia telah hidup di daerah bebas penularan malaria," ujar Made.

Meski Indonesia belum benar-benar terbebas dari risiko penularan malaria, Made mengatakan bahwa kasus malaria dari tahun ke tahun semakin menurun. Ia mencontohkan pada 2010 dilaporkan sebanyak 465.764 kasus positif malaria di Indonesia yang pada 2015 lalu menurun menjadi 209.413 kasus.
 
Sementara itu drg R.Vensya Sitohang selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik menambahkan, tercatat 238 kabupaten dan kota di Indonesia yang telah mencapai eliminasi malaria yang ditandai dengan pemberian sertifikat oleh Menteri Kesehatan.

Pihaknya menargetkan, 2020 Indonesia dapat mencapai eliminasi malaria secara nasional.

"Sebenarnya target eliminasi global pada 2030, tetapi dengan komitmen yang ditunjukkan oleh Pemda dan Pemprov, kami yakin dapat mencapai target eliminasi sebelum tahun 2020," ujar Vensya.

Sedangkan di tingkat global, menurut World Health Organization (WHO), angka kesakitan dan kematian akibat malaria juga cenderung menurun pada periode 2005-2015. Meskipun demikian, masih ada lebih kurang 3,2 miliar jiwa atau hampir separuh penduduk dunia yang berisiko tertular penyakit malaria.

"Dan dari seluruh jumlah kematian akibat Malaria di dunia, sekitar sepertiga atau 306 ribu terjadi pada balita," pungkas Made.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO Teliti Vaksin Malaria Pertama

WHO Teliti Vaksin Malaria Pertama

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 18:51 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×