Ganja Ternyata Bisa Jadi Obat Penyakit Degeneratif

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 03 Mei 2016 | 13:12 WIB
Ganja Ternyata Bisa Jadi Obat Penyakit Degeneratif
Ilustrasi daun ganja. (Freedigitalphoto)

Suara.com - Selama ini ganja selalu dikorelasikan dengan hal-hal negatif seperti tergolong dalam jenis Narkoba (narkotika, psikotropika dan obat-Obatan terlarang) yang dapat menyebabkan pelakunya ketergantungan, dan memicu seseorang melakukan tindakan-tindakan yang tak sesuai norma.

Namun Inang Winarso selaku Direktur Yayasan Sativa Nusantara punya pendapat lain soal ganja. Dalam sebuah diskusi bersama gerakan Lingkar Ganja Nusantara, dan Komunitas Transformasi Hijau, Senin (2/5/2016), ia menegaskan ganja merupakan tanaman ajaib yang selalu mendapatkan prasangka buruk dari masyarakat, karena mitos yang kadung berkembang.

Kenapa ia menyebut ganja ajaib? Berdasarkan bukti-bukti jurnal ilmiah hingga riset informal yang dilakukannya mulai dari akar, batang, daun, bunga, hingga biji ganja memiliki banyak manfaat yang tidak dimiliki tanaman lainnya.

"Kami bersama tenaga ahli yang memiliki integritas keilmiahan yang baik mengkaji ganja dari perspektif ilmiah. Tanaman ini diciptakan oleh Tuhan, tentulah ia punya manfaat," terang Inang mengawali diskusi.

Sayangnya karena banyak mitos yang terlanjur beredar dan diserap masyarakat, ganja seakan-akan tak punya manfaat. Sebagai tanaman, lanjut dia, ganja memiliki berbagai manfaat antara lain di bidang kesehatan, ritual adat, hingga lingkungan.

Dalam penelusurannya terhadap tanaman bernama latin Cannabis ini, Inang menemukan bahwa para leluhur bahkan telah menggunakan ganja untuk diambil manfaatnya, yang dibuktikan dalam peninggalan artefak di Candi dan Keris yang memiliki simbol daun lima jari seperti ganja.

Namun yang ingin disoroti Inung adalah manfaatnya bagi kesehatan. Ratusan jurnal ilmiah yang dikumpulkannya, ditambah dengan testimoni orang-orang yang menggunakan ganja sebagai pengobatan, menemukan bahwa ganja memiliki khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan kimiawi.

Ia mencontohkan, penderita penyakit degeneratif seperti kanker payudara, kanker kelenjar getah bening, diabetes hingga cerebral palsy mengalami peningkatan status kesehatan usai mengonsumsi ganja dengan dosis tertentu selama beberapa periode.

"Manfaat ini terjadi karena ganja atau cannabis mengandung zat bernama cannabinoid. Dan sifat cannabinoid ini adalah penetralisir metabolisme tubuh. Sehingga penyakit-penyakit degeneratif karena metabolisme tubuh yang menua bisa dinetralisir oleh kandungan cannabinoid ini," ujar Inang.

Penggunaan ganja sebagai obat tentu saja tak bisa sembarangan. Ia menyebut sepertiga biji beras dari biji ganja yang sudah diolah menjadi pasta sudah cukup memberi manfaat pada tubuh yang sedang mengalami masalah kesehatan.

"Di beberapa negara bahkan sudah bukan hal asing bahwa bahan baku obat menggunakan ekstrak dari akar, bunga, biji dari ganja. Sehingga kami bersama Lingkar Ganja Nusantara dan seorang Profesor dari Universitas Syah Kuala di Aceh sedang menginisiasi agar ganja bisa dipatenkan sebagai obat bagi berbagai penyakit tentunya dengan riset dan sederet uji lab dan klinis yang mendapat persetujuan Kemenkes," tambahnya.

Yayasan Sativa Nusantara adalah sebuah yayasan yang turut mendukung legalisasi ganja di Indonesia berdasarkan urgensinya di bidang kesehatan. Bahkan Inang mengatakan, jika ganja nantinya dilegalkan sebagai obat, BPJS bisa menghemat hingga 75 triliun untuk pembelian obat-obatan yang kini masih didominasi produk impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Australia Legalkan Obat Berbahan Ganja

Australia Legalkan Obat Berbahan Ganja

News | Kamis, 14 April 2016 | 11:43 WIB

Terkini

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:23 WIB

×