Pekerja Indonesia di Taiwan Terinfeksi Virus Zika

Ririn Indriani

Selasa, 07 Juni 2016 | 20:15 WIB
Pekerja Indonesia di Taiwan Terinfeksi Virus Zika
Ilustrasi Virus Zika. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), Senin (6/6/2016), melaporkan kasus impor ketiga infeksi Zika yang dibawa nyamuk di Taiwan tahun ini.

Saat ini kasus itu melibatkan warga negara Indonesia yang datang ke Taiwan untuk bekerja pada 1 Juni, demikian laporan Kantor Berita Taiwan CNA.

CDC melaporkan bahwa lelaki berusia 22 tahun dari Kota Mojokerto, Jawa Timur, ini tidak merasa nyaman di pesawat yang membawanya ke Taiwan dan tiba di Bandar Udara Internasional Kaohsiung, karena demam dan mata memerah.

Dia diuji atas demam berdarah, namun hasilnya negatif, demikian pernyataan CDC. Lelaki yang tak disebut namanya itu kemudian dikonfirmasi CDC terinfeksi virus Zika, pada Minggu (5/6/2016).

Pasien itu pulih dan hendak berangkat kerja di kapal pencari ikan yang meninggalkan Kaohsiung, Selasa.

CDC telah melaporkan kasus itu ke Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Indonesia, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). CDC juga terus memperbarui peringatan kehati-hatian dalam melakukan perajalanan (travel advisory) ke Indonesia berdasarkan sistem tiga tahap (pengawasan, kewaspadaan, dan peringatan) sesuai urutan tingkat keparahan, dua kasus Zika yang pertama diimpor oleh warga negara Thailand dari Udon Thani di wilayah utara Thailand.

Menurut CDC, pada orang dewasa hanya menunjukkan gejala ringan setelah terifeksi virus Zika, namun perempuan hamil yang terinfeksi bisa melahirkan bayi dengan mikrosefalus -- satu kondisi pada saat seorang anak lahir dengan kepala lebih kecil daripada umumnya bayi dan perkembangan otak terganggu.

Hal itu menyarankan perempuan hamil dan perempuan yang berencana untuk hamil agar menghindari bepergian ke daerah epidemi Zika dan mendesak masyarakat memperhatikan kondisi medis segera jika merasakan gejala yang mencurigakan dalam waktu dua pekan setelah meninggalkan daerah epidemi Zika.

Gejala-gejala virus Zika, termasuk demam, sakit kepala ringan, ruam kulit, nyeri sendi, dan konjungtivitis.

CDC meminta para perempuan yang kembali dari wilayah epidemik Zika untuk menunda kehamilan selama dua bulan, apakah mereka terpapar beberapa gejala mencurigakan atau tidak.

Bagi kaum lelaki yang baru pulang dari wilayah epidemik Zika tanpa gejala-gejala mencurigakan, mereka harus menghindari persetubuhan atau menggunakan kondom selama dua bulan.

Sedangkan lelaki yang terpapar gejala mencurigakan harus menghindari hubungan seksual atau berhubungan dengan menggunakan kondom sedikitnya enam bulan, demikian pernyataan CDC.

Pada hari Senin juga, Departemen Kesehatan Kaohsiung menyatakan bahwa sepasang suami-istri yang dilaporkan dicurigai kasus Zika bulan lalu telah dikesampingkan setelah dua kali tes darah.

Namun, pasangan yang telah meakukan perjalanan ke Fiji dan Kepulauan Solomon pada 23 April-16 Mei 2016 itu dikonfirmasi terinfeksi virus Chikungunya, demikian pernyataan departemen tersebut. (Antara/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Virus Zika Pada Ibu Hamil

Bahaya Virus Zika Pada Ibu Hamil

Health | Jum'at, 27 Mei 2016 | 05:00 WIB

Ditemukan 12 Kasus Infeksi Virus Zika di Norwegia

Ditemukan 12 Kasus Infeksi Virus Zika di Norwegia

News | Rabu, 13 April 2016 | 21:54 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×