Ini Daftar Menu Diet Arya, Si Bocah Obesitas

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Juli 2016 | 19:10 WIB
Ini Daftar Menu Diet Arya, Si Bocah Obesitas
Arya Permana, bocah 10 tahun obesitas. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Dalam waktu lama, Arya Permana harus diet ketat untuk menurunkan berat badannya yang saat ini 186 kg. Dua bulan lalu berat anak 10 tahun ini sampai 190 kg.

Arya menjadi 'selebritis' di media nasional selama 2 bulan terakhir ini. Badannya yang super besar menjadi daya tarik media nasional di Indonesia menyorotnya. Di usianya yang baru menginjak 10 tahun pada 15 Febuari 2016 lalu, Arya sudah mempunyai bobot sampai 190 kg.

Setelah terkenal, banyak pihak yang ingin tahu sosok Arya. Dia diundang ke stasiun TV untuk diwawancara, bahkan saban hari rumahnya disambangi pejabat sampai selebritis. Mereka memberikan bantuan.

Terakhir, Pemkab Karawang memberikan fasilitas pengobatan obesitas. Arya diberikan pengobatan gratis di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ongkos perawatan sampai transportasi ke rumah sakit ditanggung Pemkab. Di sana Arya diet khusus menurunkan berat badan.

Tapi Arya memilih untuk pulang ke rumahnya di Kampung Pasar Pining. Alasannya Arya ingin sekolah. Sekarang dia duduk di kelas 4 SD.

Pascadirawat oleh RSHS Bandung, Arya diberikan daftar menu diet khusus oleh dokter. Paling utama, dia harus mengganti nasi putih yang dia makan dengan nasi merah.

Pihak rumah sakit menuliskan daftar makanan Arya di selembar kertas. Kominasi menu lengkap dari Senin sampai Minggu, dan menu pagi, siang dan sore.

Kebanyakan menu yang disarankan terdiri dari sayur, buah, dan lauk (ikan atau ayam). Menu yang harus diberikan ke Arya misalnya telor, ikan goreng, oseng tahu soun, dan fillet ayam goreng tepung. Masing-masing menu beratnya tidak lebih dari 100 gram perporsi.

Ibunda Arya, Rokayah mengatakan sudah 2 bulan Arya diet. Anaknya yang masih duduk di kelas 4 SD itu dinilai cukup tertib dalam berdiet.

Biasanya Arya makan sebanyak 5 piring nasi sehari ditambah 4 bungkus mie instan. Belum lagi Arya gemar makan gorengan dan minuman instan kemasan yang mempunyai kandungan gula tinggi.

"Sekarang Arya makan 3 kali sehari, dan diusahakan jarang nyemil," kara Rokayah saat berbincang dengan suara.com di kediamannya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (20/7/2016) kemarin.

Selain diet, Arya pun harus berolahraga. Dia harus mengangkat barbel 2 kali sehari dan banyak bergerak. Biasanya Arya main bola dengan temannya di sekolah.

"Ada 6 barbel, masing-masing ada 2 barbel seberat 1 kg, 2 kg, dan 3 kg. Barbel itu diberikan Ade Rai (mantan binaragawan) saat di rumah sakit," kata Rokayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arya, Si Bocah Obesitas Pernah Kurus, Ini Fotonya

Arya, Si Bocah Obesitas Pernah Kurus, Ini Fotonya

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 06:24 WIB

Bikin Heboh, Ini Kabar Terakhir Arya Si Bocah Obesitas

Bikin Heboh, Ini Kabar Terakhir Arya Si Bocah Obesitas

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 06:12 WIB

Hikmah Kasus Arya, Si Bocah Super Gendut Asal Karawang

Hikmah Kasus Arya, Si Bocah Super Gendut Asal Karawang

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 20:09 WIB

Harus Turun 130Kg, Sedot Lemak Tak Cocok untuk Arya Permana

Harus Turun 130Kg, Sedot Lemak Tak Cocok untuk Arya Permana

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 13:45 WIB

Arya Bocah Obesitas Menanti Penanganan Medis

Arya Bocah Obesitas Menanti Penanganan Medis

Health | Rabu, 13 Juli 2016 | 07:18 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB