Ini Alasan Bayi Tak Boleh Diberi Sembarang Asupan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 21 September 2016 | 15:59 WIB
Ini Alasan Bayi Tak Boleh Diberi Sembarang Asupan
Ilustrasi balita sedang makan, MPASI. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi berusia 0-6 bulan disarankan untuk tidak diberi asupan selain Air Susu Ibu (ASI). Namun tetap saja ada beberapa orangtua yang nekat memberi buah hatinya air putih atau bahkan pisang karena khawatir sang anak masih lapar akibat produksi ASI yang tak mencukupi.

Padahal, menurut dr. Badriul Hegar, SpA dari RSCM, memberi makanan selain ASI dapat membahayakan kesehatan anak.

Ini dikarenakan sistem pencernaan bayi berusia di bawah 3 tahun, lanjut dia, masih belum berkembang dengan baik, sehingga kemampuannya  menyerap nutrisi juga belum sempurna.

"Secara fisiologis, saluran cerna bayi belum matang. Saluran cerna mereka terbuka sehingga protein, molekul, bahkan patogen dapat dengan mudah masuk ke aliran darah yang dapat menginfeksi usus bayi. Apalagi sistem imun bayi juga belum berkembang dengan baik," ujar dokter yang akrab disapa Hegar ini pada temu media yang dihelat Nestlé NANkid pHPro 3 di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Ia juga menjelaskan bahwa 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan periode emas bagi orangtua untuk mengintervensi tumbuh kembang buah hati, salah satunya melalui pemilihan nutrisi.

Air Susu Ibu (ASI), menurut Hegar, merupakan nutrisi terbaik yang bisa diberikan kepada bayi, karena kelebihan yang tidak ditawarkan makanan atau minuman lainnya.

"Bayi itu perlu kalori yang tinggi. ASI merupakan makanan bayi yang lemaknya tinggi sebagai sumber kalori. Ditambah adanya enzim dalam ASI sehingga mudah dicerna oleh tubuh bayi," imbuhnya.

Hegar menjelaskan bahwa ASI memiliki protein yang menjadi landasan bagi tumbuh kembang anak karena merupakan komponen penting untuk pertumbuhan berbagai organ, otot, enzim, hormon dan sel darah merah.

"Perkembangan sistem imun dan saluran cerna bayi bergantung pada apa yang dikonsumsi anak. Begitu diberi ASI yang mengandung protein 'growth factor' maka hal ini akan meningkatkan kolonisasi bakteri baik dalam saluran cerna. Kuman baik mencegah supaya anak tidak mudah terinfeksi bakteri jahat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melahirkan di Usia 40-an, Ini Risikonya bagi Bayi

Melahirkan di Usia 40-an, Ini Risikonya bagi Bayi

Health | Rabu, 21 September 2016 | 10:16 WIB

Sepele, Tapi Kebiasaan Ini Merusak Gigi Anak Lho!

Sepele, Tapi Kebiasaan Ini Merusak Gigi Anak Lho!

Health | Rabu, 07 September 2016 | 09:29 WIB

Ini Dampaknya Bila Anak Sering Dipukul Orangtua

Ini Dampaknya Bila Anak Sering Dipukul Orangtua

Lifestyle | Sabtu, 03 September 2016 | 12:21 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×