Pembesaran Prostat dan Cara Mengobatinya

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 26 September 2016 | 09:28 WIB
Pembesaran Prostat dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi. (Shutterstock).

Suara.com - Prostat merupakan kelenjar yang membentuk bagian dari sistem reproduksi laki-laki. Kelenjar ini terbentuk menjadi dari dua lobus atau daerah yang dikelilingi oleh lapisan luar jaringan.

Tak sedikit lelaki yang mengalami masalah terhadap bagian sensitif satu ini. Salah satunya pembesaran prostat.

Prostat berada di bawah kandung kemih di mana urin disimpan. Prostat juga mencakup uretra, saluran dimana urine keluar dari tubuh.

Selama tahap awal pembesaran prostat, otot kandung kemih menjadi lebih tebal dan urine akan melewati uretra yang sempit dengan lebih kuat. Seperti uban pada rambut sebenarnya, kata dokter, kondisi ini juga merupakan hal alami bagi beberapa lelaki di usia tuanya.

Meskipun tidak diketahui mengapa hanya beberapa lelaki yang mengalami pembesaran prostat, namun jelas bahwa bertambahnya usia merupakan faktor risiko utama. Masalahnya adalah, hal ini akan cukup mengganggu waktu tidur malam, karena Anda akan pergi ke kamar mandi lebih sering jika mengalami pembesaran prostat.

Karenanya, Anda harus segera mengunjungi dokter untuk mengatasi masalah ini. Apalagi jika sudah mengalami masalah buang air kecil, rasa terbakar atau menyengat ketika buang air, hingga sedikitnya urine yang keluar. Ini merupakan tanda-tanda hipertrofi prostat jinak yang merupakan peningkatan kelenjar prostat non-kanker yang sering ditemukan pada lelaki di atas usia 50 tahun.

Pengobatan untuk pembesaran prostat tergantung pada gejala dan tanda-tanda dan keparahannya. Dalam kasus di mana Anda mengalami perdarahan kemih, infeksi kandung kemih persisten, dan sudah mulai membahayakan ginjal, dokter akan cenderung merekomendasikan pengobatan

Namun, jika Anda mengami pembesaran prostat dengan gejala yang tidak terlalu mengganggu, pengobatan mungkin tidak diperlukan.

Ada dua jenis obat yang membantu untuk mengontrol tanda-tanda pembesaran prostat, yakni alpha blockers dan Inhibitors alpha reductase. Obat ini akan bekerja dengan menenangkan otot-otot di leher kandung kemih membuat buang air kecil lebih mudah.

Pembesaran prostat juga akan lebih mudah untuk diobati jika pengobatan dimulai sejak dini. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susah Buang Air Kecil, Waspadai Pembesaran Prostat

Susah Buang Air Kecil, Waspadai Pembesaran Prostat

Health | Minggu, 11 September 2016 | 15:24 WIB

Seks, Cara Menyenangkan Turunkan Risiko Kanker Prostat

Seks, Cara Menyenangkan Turunkan Risiko Kanker Prostat

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 20:58 WIB

Orgasme Setiap Hari Bisa Cegah Kanker Prostat?

Orgasme Setiap Hari Bisa Cegah Kanker Prostat?

Health | Sabtu, 02 Januari 2016 | 21:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB