Harga Rumah di Indonesia Jauh Lebih Murah Ketimbang Filipina

Ririn Indriani

Senin, 26 September 2016 | 08:24 WIB
Harga Rumah di Indonesia Jauh Lebih Murah Ketimbang Filipina
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Beruntunglah Anda yang tinggal di Indonesia, karena berdasarkan hasil survei portal properti global Lamudi, ternyata harga rumah di Indonesia lebih murah dibandingkan dengan beberapa negara berkembang di benua Asia dan Amerika.

Sebut saja Filipina. Di negara ini rata-rata harga rumah termurah mencapai 24.793 dolar AS atau sekitar Rp 300 juta lebih, sementara di Indonesia, harga satu unit rumah termurahnya mencapai 8,371 dolar AS atau sekitar Rp 100 juta lebih.

Berikut adalah harga rumah termurah di berbagai negara berkembang di kawasan Asia dan Amerika.

1. Meksiko
Meksiko adalah salah satu negara berkembang di benua Amerika, negara yang memiliki jumlah populasi mencapai 121 juta penduduk tersebut menjadi salah satu penghasil minyak bumi di dunia, selain itu sekor pertanian dan parawisata juga menjadi tumpuan perekonomian Meksiko. Dari sektor properti, perkembangan bisnis properti di Meksiko pun saat ini sedang menunjukkan tren yang positif, berdasarkan data dari Global Property Guide tahun 2015 lalu harga rumah di Meksiko baik 6.38 persen. Sementara rata-rata harga rumah termurah dengan dua kamar tidur di Meksiko mencapai 390,000 dolar AS atau sekitar Rp 5 miliar lebih.

2. Filipina
Perubahan ekonomi Filipina mengubah kondisi bisnis perumahan di sana. Belakangan banyak investor asing yang mulai menanamkan modalnya untuk berinvestasi properti di Filipina, sehingga hal ini membuat harga properti di sana ikut terkerek. Rumah termurah dengan dua kamar tidur di Filipina dijual dengan harga 24.793 atau sekitar Rp 300 juta lebih.

3. Indonesia
Meskipun angka kekurangan rumah di Indonesia cukup tinggi yakni 13,5 juta, ternyata harga rumah di Indonesia menjadi salah satu yang termurah di negara-negara berkembang. Berdasarkan hasil survei Lamudi, rata-rata harga rumah termurah di Indonesia mencapai 8,371 dolar AS atau sekitar Rp 100 juta lebih.

4. Pakistan
Beberapa tahun belakangan, permintaan properti mewah di Pakistan terus meningkat terutama di kota-kota besar seperti Pakistan, seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur di sana. Meningkatnya permintaan properti mewah di Pakistan pun akhirnya membuat harga properti untuk kelas menengah ke bawah ikut naik, rata-rata harga rumah termurah di Pakistan kini 37.325 dolar AS atau sekitar Rp 400 juta lebih.

5. Yordania
Di Timur Tengah, Yordania menjadi salah satu negara yang saat ini mengalami perkembangan properti yang cukup baik. Investasi di Yordania lebih banyak terkonsentrasi di real estate, service finansial dan pariwisata. Perkembangan perekonomian di sana akhirnya juga membaut harga-harga properti ikut melonjak naik, termasuk properti kelas bawah yang saat ini sudah mencapai angka 111,386 atau sekitar Rp 1,4 miliar lebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Sangsi Paket Ekonomi Jilid XIII Turunkan Harga Rumah

IPW Sangsi Paket Ekonomi Jilid XIII Turunkan Harga Rumah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:30 WIB

Kepemilikan Properti Oleh Asing Dinilai Bikin Harga Makin Mahal

Kepemilikan Properti Oleh Asing Dinilai Bikin Harga Makin Mahal

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 09:50 WIB

Dongkrak Harga Properti Anda dengan Karya Seni

Dongkrak Harga Properti Anda dengan Karya Seni

Bisnis | Minggu, 20 Maret 2016 | 10:31 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×