Coba Diet Almond untuk Kurangi Lemak di Perut

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 25 November 2016 | 18:24 WIB
Coba Diet Almond untuk Kurangi Lemak di Perut
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin sudah pernah mendengar bahwa kacang almond memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Makanan yang bisa dijadikan camilan ini, selain bisa membantu menurunkan tekanan darah dan memberikan banyak serat dan protein, ternyata bisa membantu menurunkan berat badan.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan, adanya hubungan antara mengonsumsi almond setiap hari dan penurunan berat badan, khususnya pengurangan lemak perut.

Dalam studi ini, peneliti mengikuti 86 orang kelebihan berat badan atau obesitas pada diet kalori terbatas selama 12 minggu. Beberapa peserta makan 35 gram (sekitar seperempat cangkir) dari almond yang sudah dikeringkan atau dipanggang, almond ringan asin per hari dan kelompok lainnya adalah melakukan diet bebas kacang.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menginsumsi almond kehilangan lebih banyak lemak total dan lemak perut daripada mereka yang tidak.

Mungkin, ini bukanlah hal yang mengejutkan bahwa almond dapat membantu menurunkan berat badan. Karena, almond memiliki lemak tak jenuh tunggal dan protein yang bisa melawan lapar, keduanya telah ditemukan untuk membantu penurunan berat badan. Di mana, seperempat cangkir almond memiliki 6 gram protein dan 9 gram lemak tak jenuh tunggal.

Tapi hal yang mengejutkan adalah bagaimana almond bisa mengurangi lemak di bagian perut.

Menurut penelitian, mereka yang mengonsumsi almond kehilangan lebih dari 1 persen lemak di bagian perut mereka, sementara kelompok dengan diet bebas almond, hanya kehilangan kurang dari setengah persen lemak perut mereka.

Para peneliti mengatakan bahwa pengurangan lemak perut ini mungkin ada hubungannya dengan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi dalam almond.

"Lemak tak jenuh memiliki tarif oksidasi lemak tinggi yang istimewa dan dapat mengurangi lemak visceral," tulis penulis dalam penelitian.

Sebelum Anda buru-buru mengonsumsi almond, ingatlah bahwa mereka yang berhasil kehilangan berat badan selama penelitian, hanya makan seperempat cangkir almond, dengan pengecekan kalori secara rutin.

Plus, mereka juga menjalani diet kalori terbatas, sehingga mereka bisa menurunkan berat badan terlepas dari apakah mereka mengonsumsi almond atau tidak. [Womens Health Mag]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaat yang Didapat Bila Rutin Konsumsi Almond

Ini Manfaat yang Didapat Bila Rutin Konsumsi Almond

Health | Kamis, 24 Desember 2015 | 17:36 WIB

Ini Kudapan yang Penting Dicemil Setiap Hari

Ini Kudapan yang Penting Dicemil Setiap Hari

Health | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 05:55 WIB

Mempertebal Bulu Mata dengan Bahan Alami

Mempertebal Bulu Mata dengan Bahan Alami

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2015 | 12:29 WIB

Hati-hati, Salah Cara Mengolah Makanan Ini Bisa Picu Kematian

Hati-hati, Salah Cara Mengolah Makanan Ini Bisa Picu Kematian

Health | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 13:16 WIB

Jaga Kesehatan Mata dengan Menyantap Makanan Ini

Jaga Kesehatan Mata dengan Menyantap Makanan Ini

Health | Selasa, 08 September 2015 | 10:35 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB