Berat Bayi Lahir Rendah, Waspadai Risiko Diabetes

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Minggu, 04 Desember 2016 | 08:10 WIB
Berat Bayi Lahir Rendah, Waspadai Risiko Diabetes
Ilustrasi berat badan bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi Para ibu hamil, jangan senang dulu jika berat badan Anda tak terlalu mengalami kenaikan berat badan secara drastis selama kehamilan.

Pasalnya, kondisi ini, kata pemenang Novartis BioCamp 2015, dr Laurentya Olga, bisa berdampak pada berat badan bayi saat lahir yang rendah, yaitu kurang dari 2.5 kilogram. Bila ini yang terjadi, maka tinggi kemungkinan buah hati Anda akan terkena diabetes saat dewasa.

Lebih lanjut perempunan yang akrab disapa Olga ini menegaskan bahwa apa yang terjadi di awal kehidupan sangat mempengaruhi kondisi bayi berpuluh-puluh tahun kemudian.

"Alasannya apa yang terjadi di dalam kandungan sifatnya permanen. Bayi lahir berat badan rendah kan berarti kurang gizi, nah kurang gizi ini membuat fungsi sel beta yang memproduksi insulin akan mengalami kelainan, sehingga dampaknya anak bisa berisiko diabetes saat dewasa," ujarnya  di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Olga menambahkan, bayi yang lahir dengan berat badan rendah biasanya juga akan diberikan asupan yang berlebihan oleh orangtuanya sebagai upaya mengintervensi berat badannya. Pada gilirannya hal ini akan membuat anak obesitas yang menjadi pintu gerbang dari risiko diabetes.

"Anak yang kurang gizi saat lahir juga biasanya memiliki postur tubuh pendek atau stunting. Dan anak yang stunting ini respon insulinnya juga kurang yang meningkatkan risiko diabetes. Dan Indonesia ini negara lima teratas yang paling banyak bayi lahir dengan kondisi stunting," tambah dia.

Oleh karena itu, kata Olga, kehamilan merupakan fase yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya oleh pasangan. Ia juga menegaskan bahwa intervensi setelah kelahiran tidak berpengaruh banyak pada tumbuh kembang bayi.

"Ini PR kita bersama untuk meningkatkan kesadaran di kalangan kita semua bahwa kesehatan ibu dan bayi itu penting. Karena kehamilan yang benar-benar diperhatikan itu merupakan tolak ukur untuk mewujudkan generasi yang lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berat Bayi Lahir Rendah Juga Termasuk Kekerasan Terhadap Anak

Berat Bayi Lahir Rendah Juga Termasuk Kekerasan Terhadap Anak

Health | Rabu, 27 Juli 2016 | 18:40 WIB

Berat Badan Bayi Baru Lahir Terkait dengan Risiko Kanker Payudara

Berat Badan Bayi Baru Lahir Terkait dengan Risiko Kanker Payudara

Health | Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:29 WIB

Berat Badan Bayi Saat Lahir Pengaruhi Kecerdasannya Kelak?

Berat Badan Bayi Saat Lahir Pengaruhi Kecerdasannya Kelak?

Health | Senin, 08 Desember 2014 | 11:06 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:53 WIB

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:49 WIB

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:48 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:35 WIB

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:30 WIB

Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:29 WIB

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:21 WIB

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:17 WIB

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:09 WIB

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:07 WIB

×