Sunat saat Bayi Tepat Bagi Laki-laki

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2016 | 19:14 WIB
Sunat saat Bayi Tepat Bagi Laki-laki
Ilustrasi disunat. [shutterstock]

Sunat atau sirkumsisi biasa diterapkan pada kaum Adam. Di Indonesia dan beberapa negara dengan mayoritas muslim, tindakan sunat sering dikaitkan karena alasan agama.

Namun masih banyak masyarakat yang salah kaprah mengenai usia terbaik untuk melakukan sunat. Sebagian besar orangtua memperbolehkan anak lelakinya disunat saat masuk usia Sekolah Dasar atau Menengah Pertama.

Padahal, seperti disampaikan dr Mahdian Nur Nasution SpBS dari Rumah Sunatan, usia terbaik untuk melakukan sunat pada anak adalah saat masih bayi. Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa usia saat bayi waktu terbaik untuk menyunat anak.

Pertama, kata dr Mahdian, ada risiko bayi mengalami fimosis, yakni suatu kondisi dimana kulum penis bayi tak bisa ditarik ke belakang.

Presentase kejadian fimosis ini menurutnya cukup tinggi yakni 40 persen. Fimosis yang tak tertangani dengan segera dapat menjadi pintu masuk berbagai infeksi dan gangguan kepuasan seksual saat dewasa.

"Pada bayi yang mengidap fimosis, cairan kencing yang keluar lama lama mengendap dan mengkristal sehingga gampang sekali menjadi tempat berkumpulnya kuman.

"Pada gilirannya hal ini memicu infeksi di saluran kemih. Gejalanya anak akan demam, jadi ibu harus waspada kalau demam itu pastikan karena batuk pilek atau fimosis," ujar dr Mahdian pada temu media "Jenis Penyakit yang Segera Disunat" di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Alasan kedua, tambah dia, pada saat bayi, penyembuhan luka berlangsung sangat cepat karena pertumbuhan sel yang mencapai dua kali lipat dibandingkan saat berusia anak-anak. Sehingga, ketika dilakukan sunat pada bayi berusia 6 bulan, luka pasca tindakan sunat bisa lebih cepat sembuh.

Terakhir, dr Mahdian mengatakan bahwa sunat saat usia bayi juga dapat meminimalisir risiko trauma psikis dibandingkan sunat pada masa anak duduk di bangku sekolah dasar.

Menurutnya tak sedikit anak-anak yang masih menganggap sunat sebagai momok yang menakutkan. Bukan tidak mungkin trauma psikologis ini bisa diingatnya hingga dewasa.

"Tanpa disadari kalau saat disunat anak menderita, maka akan berdampak trauma psikis. Sehingga akan selalu dikenang saat dewasa. Kalau bayi kan nggak tau apa-apa. Bahkan mungkin dia tidak akan mengingat pernah disunat saat masih bayi," tambah dia.

Meski demikian, dr Mahdian mengimbau agar orangtua memastikan bahwa tindakan sunat yang dilakukan terhadap buah hatinya dilakukan oleh tim medis yang profesional di bidangnya.

"Kesalahan saat menyunat bisa menimbulkan komplikasi seperti pendarahan, infeksi, tampilan yang kurang baik dan nyeri saat ereksi karena kulit yang dibuang terlalu banyak," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Foto-foto Dokter Cantik Spesialis Sunat Ini Bikin Panas Dingin

Foto-foto Dokter Cantik Spesialis Sunat Ini Bikin Panas Dingin

Tekno | Senin, 07 November 2016 | 19:31 WIB

AS Terus Upayakan Akhiri Sunat Perempuan

AS Terus Upayakan Akhiri Sunat Perempuan

News | Jum'at, 23 September 2016 | 07:29 WIB

Di "Sunat Kampong", Anak yang Akan Disunat Kudu Berendam Tiga Jam

Di "Sunat Kampong", Anak yang Akan Disunat Kudu Berendam Tiga Jam

Lifestyle | Sabtu, 11 Juni 2016 | 13:31 WIB

Benarkah Sunat Pengaruhi Kepuasan Seks Lelaki?

Benarkah Sunat Pengaruhi Kepuasan Seks Lelaki?

Lifestyle | Selasa, 19 April 2016 | 09:01 WIB

Pentingnya Sunat Pada Anak Laki-laki

Pentingnya Sunat Pada Anak Laki-laki

Health | Senin, 28 Maret 2016 | 11:13 WIB

Sunat Cegah Kanker Penis

Sunat Cegah Kanker Penis

Health | Minggu, 27 Maret 2016 | 20:07 WIB

Lebih Cepat Pulih Usai Sunat dengan Metode Ini

Lebih Cepat Pulih Usai Sunat dengan Metode Ini

Health | Minggu, 13 Desember 2015 | 15:56 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB