Kenali 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik dan 4 Pilar Gizi Seimbang

Arsito Hidayatullah, Dinda Rachmawati

Selasa, 20 Desember 2016 | 20:25 WIB
Kenali 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik dan 4 Pilar Gizi Seimbang
Ilustrasi anak sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Anak bergizi baik merupakan hal yang harus diperhatikan oleh setiap orangtua. Sebagaimana dituturkan Ketua Umum PP Perhimpunan Gizi Medik Indonesia (PDGMI), Endang L Achadi, selain baik untuk perkembangan dan pertumbuhannya, anak bergizi baik juga terhindar dari risiko penyakit tidak menular, seperti jantung, stroke atau diabetes, saat mereka tumbuh dewasa.

Setidaknya, lanjut Endang, orangtua harus mengenali 10 tanda umum anak bergizi baik, yang dimulai dari tinggi badan dan berat badan sesuai umur, tubuh kuat dan kencang, postur tegap, serta kulit yang sehat. Tanda lainnya adalah rambut yang berkilau, mata yang jernih, tanggap dan ceria, nafsu makan baik, buang air besar teratur, serta yang terakhir adalah bisa tidur dengan nyenyak.

"Untuk mencapai hal tesebut, ada empat pilar gizi seimbang yang harus diperhatikan orangtua untuk anak-anaknya. Pilar gizi ini juga bisa dikenalkan pada anak, agar mereka paham konsep gizi seimbang," ujar Endang, dalam pengumuman pemenang program Dokter Kecil-Mahir Gizi (DKMG) di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Empat pilar gizi tersebut, lanjut Endang, yang pertama adalah makan beraneka ragam. Seorang anak sangat penting untuk mendapatkan makanan beraneka ragam.

Untuk mudahnya, dia menyarankan coba menggunakan pedoman "Piring Makanku". Caranya: isi separuh piring dengan lauk pauk dan karbohidrat, namun lebih banyak karbohidratnya. Lalu separuhnya lagi bisa diisi dengan sayur dan buah, namun lebih banyak sayurnya.

"Saat ini, peran susu sepadan dengan protein, seperti telur, ayam atau daging. Kalau tidak ada susu, boleh pakai protein lain. Tapi kalau ada, ya, tidak apa-apa diminum sebagai penambah," kata dia.

Masih menurut Endang, pilar gizi kedua adalah melakukan kegiatan fisik dan olahraga selama 30 menit setiap harinya. Kemudian yang ketiga, kata Endang, adalah pola hidup bersih, seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah buang air, dan selalu menggunakan alas kaki.

Lantas, pilar terakhir adalah memonitor berat badan. Hal ini cukup penting untuk dilakukan, agar orangtua mengetahui berat badan anaknya, termasuk yang terlalu kurus, normal atau terlalu gemuk.

"Berat badan itu kalau bertambah dan berkurang pelan-pelan. Kalau jarang dimonitor, nanti tiba-tiba anak kurang gizi, atau terlalu gemuk. Dimonitor itu untuk menghindari hal itu, supaya secepatnya ditangani," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Bila Kondisi Belekan pada Bayi Seperti Ini

Waspadai Bila Kondisi Belekan pada Bayi Seperti Ini

Health | Jum'at, 09 Desember 2016 | 14:00 WIB

Studi Bantah Flu saat Hamil Bisa Memicu Anak Lahir Autis

Studi Bantah Flu saat Hamil Bisa Memicu Anak Lahir Autis

Health | Rabu, 30 November 2016 | 14:34 WIB

Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua

Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua

Health | Senin, 28 November 2016 | 18:05 WIB

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Health | Minggu, 27 November 2016 | 07:28 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB