Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Ardi Mandiri | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 01 Januari 2017 | 13:28 WIB
Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran
Ilustrasi telinga. (Shutterstock)
Pernah merasa sulit memahami percakapan di telepon? Atau merasa sulit mendengar suara seperti bel pintu atau tetesan keran? Hingga tak bisa memahami pembicaraan orang lain dengan latar belakang suasana yang cukup ramai? Semua ini menandakan bahwa Anda memiliki masalah dengan pendengaran.
 
Gangguan pendengaran harus dirawat secepat mungkin agar tidak menjadi lebih parah dan mengalami gangguan total pendengaran. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gangguan pendengaran. 
 
Untuk langkah awal, Anda bisa membersihkan kotoran telinga. Sebenarnya, kotoran pada telinga adalah hal yang cukup normal, bahkan melalui kotoran inilah, telinga bisa membersihkan dirinya sendiri. Namun, jika kotoran telinga menumpuk dalam jumlah yang besar, inilah yang dapat menyebabkan masalah pendengaran.
 
Cobalah memeriksakannya ke dokter dan minta dokter untuk membersihkannya. Namun, jika Anda yakin bahwa itu adalah benar-benar kotoran telinga, Anda dapat mencoba dan membersihkannya dengan bantuan hidrogen peroksida yang dapat melembutkan kotoran dan membuatnya cair, sehingga kotoran dapat keluar sendiri.
 
Jika Anda merasa bahwa telinga mulai terasa sakit, kotoran telinga kering, pusing, dan terdapat radang di telinga, segeralah memeriksakannya ke dokter. Kondisi inilah yang bisa mengakibatkan gangguan pendengaran. 
 
Selain itu, adapula obat tertentu yang bisa menyebabkan gangguan pendengaran, seperti diuretik dan antibiotik tertentu dengan peringatan pada label "dapat menyebabkan, dering, tinnitus atau gangguan pendengaran". Jadi, sebaiknya cobalah memperhatikan label sebelum Anda mengonsumsi obat tertentu untuk mencegah gangguan pendengaran dalam jangka panjang.
 
Gangguan pendengaran juga bisa terjadi jika ada sejumlah cairan yang terakumulasi di tengah telinga. Anda bisa mengunjungi dokter atau memasuki pipa kecil untuk mengalirkan cairan untuk mencegah gangguan pendengaran.
 
Hindari terlalu sering menggunakan earphone untuk mencegah gangguan pendengaran. Penelitian telah membuktikan bahwa orang yang sering menggunakan earphone selama lebih dari satu jam pada tingkat volume yang tinggi, lebih dari enam puluh persen dapat menderita gangguan pendengaran.
 
Jadi tetap menjaga tingkat volume earphone Anda dan jangan terlalu lama menggunakannya untuk mencegah gangguan pendengaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:16 WIB

Gangguan Pendengaran Ternyata Bisa Jadi Tanda Tumor Otak

Gangguan Pendengaran Ternyata Bisa Jadi Tanda Tumor Otak

Health | Selasa, 07 Juli 2015 | 19:01 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB