Daun Ini Bisa Jadi Alternatif Atasi Sakit Ginjal

Dythia Novianty

Kamis, 19 Januari 2017 | 07:37 WIB
Daun Ini Bisa Jadi Alternatif Atasi Sakit Ginjal
Ilustrasi sakit ginjal. [Shutterstock]

Suara.com - Dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Suhartono dan Retno Wulandari mengembangkan obat herbal berupa teh dari daun sukun yang mampu membantu menyembuhkan sakit ginjal dan jantung.

"Dalam uji laboratorium dan penelitian, daun sukun mengandung berbagai unsur kimia alami yang dibutuhkan tubuh manusia, salah satunya kandungan Flavonoid dan Sitosterol yang bermanfaat untuk menjaga jantung dari kerusakan sistem kardiovaskuler serta bermanfaat bagi penyembuhan penyakit ginjal," kata Suhartono, di Sleman, Kamis (19/1/2017).

Suhartono dan Retno mengembangkan dan memproduksi teh herbal daun sukun ini di rumahnya di Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan saat ini telah mampu menembus pasar luar daerah.

"Umumnya bagi sebagian besar orang, daun sukun ini memang tidak memiliki nilai dan manfaat, namun kami mengembangkannya dan membuatnya sebagai minuman herbal teh celup yang memiliki banyak khasiat. Daun sukun kering lebih mudah didistribusikan kepada konsumen, sehingga dapat dikonsmsi oleh semua elemen masyarakat, tua muda dan anak-anak, untuk memperoleh khasiatnya," katanya.

Ia menambahkan, sejak dirintis pada 2013 pengolahan teh herbal daun sukun ini telah berkembang dan saat ini telah menjadi industri rumah tangga dengan kapasitas produksi mencapai 25 hingga 30 dus setiap harinya.

"Teh celup daun sukun 'Laasyaka' ini telah menembus hampir seluruh pulau di Indonesia. Dalam satu bulan sedikitnya 400 hingga 600 dus dapat dipasarkan. Harga teh herbal daun sukun ini per dus Rp20 ribu yang berisi 20 kantong teh celup siap seduh. Saat ini omzet rata-rata per bulan antara Rp8 juta hingga Rp10 juta," ujarnya.

Suhartono mengatakan, cara pengolahan teh daun sukun ini cukup sederhana. Daun-daun yang sudah setengah tua dipetik langsung dari pohon dan kemudian dicuci hingga bersih.

"Setelah itu daun sukun dipotong kecil-kecil, dan selanjutnya dijemur hingga mengering agar mudah dihaluskan. Setelah itu dikemas dalam bentuk teh celup," terangnya. [Antara]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Enam Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal

Hati-hati, Enam Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal

Health | Selasa, 05 Juli 2016 | 12:40 WIB

Warga Sleman Berhasil Olah Daun Sukun Jadi Teh

Warga Sleman Berhasil Olah Daun Sukun Jadi Teh

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2015 | 11:46 WIB

Studi: Penderita Gangguan Ginjal Perlu Kurangi Daging

Studi: Penderita Gangguan Ginjal Perlu Kurangi Daging

Health | Selasa, 17 Februari 2015 | 16:06 WIB

Tanda Gangguan Ginjal

Tanda Gangguan Ginjal

Health | Selasa, 23 Desember 2014 | 09:40 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×