Bayi Sulit Tidur? Coba 6 Tips Ini

Ririn Indriani

Kamis, 16 Februari 2017 | 20:49 WIB
Bayi Sulit Tidur? Coba 6 Tips Ini
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Rasa lelah karena aktifitas di siang hari, tapi bayi yang baru dilahirkan sulit tidur? Hal tersebut bisa jadi merupakan problem bagi sebagain ibu.

Untuk mengurangi beban dan mimpi buruk tersebut, pakar tidur asal Inggris Mandy Gurney akan berbagi enam tips untuk para bunda.

Seperti yang dikutip dari mirror.co.uk, Mandy Gurney yang sudah 15 tahun lebih memberikan nasihat dan masukan bagi para orangtua mengaku semakin kebanjiran pertanyaan oleh para orangtua baru.

"Ini bukan karena bayi tidur lebih sedikit tapi hanya karena orang tua tidak takut untuk meminta bantuan profesional dan mendapatkan manfaatnya. Dengan begitu banyak perempuan segera kembali bekerja setelah kelahiran bayi mereka, mereka secara fisik perlu bayi mereka untuk tidur lebih baik. Sehingga mereka, pada gilirannya, bisa tidur lebih baik juga," tutur perempuan yang juga pendiri Millipond Children's Sleep Clinic.

1. Ajarkan bayi Anda perbedaan siang dan malam
Bayi yang baru lahir akan menghabiskan rata-rata 16 jam dalam setiap 24 kali tidurnya. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengajarkan bayi antara gelap dan tidur juga terang dan terjaga.

Pada siang hari, ibu dapat membawa anak pada keramaian dan hiruk pikuk kehidupan normal tetapi pada malam hari, ibu dapat menghindari mereka dari keramaian. Menjaga suara agar tetap rendah dan meminimalisir kontak mata, dengan dikombinasikan efek penidur dari kegelapan. Pada akhirnya akan membantu bayi untuk belajar bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur.

Dalam waktu 10 minggu, diharapkan bayi mampu memahami bahwa ia harus tidur lebih lama di malam hari.

2. Tidur siang yang menyenangkan
Bayi yang kelelahan sangat sulit untuk tetap terjaga, sehingga tidur siang sangat penting dan merupakan sinyal bagi kualitas tidur bayi. Selama tidur, bayi bisa saja tetap tenang dan diam, menggosok-gosokkan mata atau menguap bahkan menangis.

Jika sudah begitu, bawa segera bayi ke boks tidurnya atau berikan ia selimut agar lebih merasa nyaman. Pada akhir bulan pertama, pola tidur siang biasanya muncul dengan bayi membutuhkan tidur siang setiap satu setengah jam setelah waktu bangun mereka sebelumnya.

baca juga

3. Memiliki waktu tidur yang rutin
Hal ini penting untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang sehat. Latihan memiliki waktu tidur yang tepat merupakan kunci agar bayi dapat terbiasa dengan rutinitas tidurnya. Anda hanya tinggal memberikan pesan sederhana bahwa ini waktunya untuk tidur.

4. Susu terpisah dari tidur
Selama minggu-minggu awal, bayi kemungkinan besar akan membutuhkan ASI atau susu sebelum tidur. Tetapi seiring berjalannya waktu, ibu dapat membiasakan memberi susu pada bayi sebelum mandi sehingga bayi tidak akan tergantung untuk mengisap susu sebelum tidur.

5. Baringkan bayi
Sebaiknya jangan biasakan bayi tertidur di kereta dorong, ayunan atau bahkan dalam pelukan. Cobalah untuk tidak membuat kebiasaan sehingga bayi akan belajar bagaimana tidur sepanjang malam. Dengan begini, jika bayi terbangun di malam hari, mereka tidak akan khawatir dan mengejutkan mereka.

6. Membantu bayi tidur dengan baik di malam hari
Saat malam, bayi yang baru lahir memiliki siklus tidur selama 60 menit. Namun pada tiga bulan kemudian, siklus tidur akan bertambah menjadi 90 menit.

Jika saat malam, bayi mulai merengek, periksa sebentar dan pastikan bayi dalam kondisi nyaman, tidak lapar, tidak terlalu panas atau dingin dan pastikan popoknya bersih. Beri belaian sedikit, dengan begitu ia akan mulai tenang dan kembali mengantuk. (Risna Halidi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Matematika Jelek, Hati-hati Anak Mengalami Ini!

Nilai Matematika Jelek, Hati-hati Anak Mengalami Ini!

Health | Selasa, 14 Februari 2017 | 14:32 WIB

Begini Cara Menggendong Bayi Sesuai Usia

Begini Cara Menggendong Bayi Sesuai Usia

Health | Selasa, 07 Februari 2017 | 11:35 WIB

Awas! Jangan Sebut Anak dengan Label 'Anak Nakal', Ini Bahayanya

Awas! Jangan Sebut Anak dengan Label 'Anak Nakal', Ini Bahayanya

Health | Senin, 06 Februari 2017 | 07:31 WIB

Mengenal Frenotomi, Solusi Atasi Lidah Pendek pada Bayi

Mengenal Frenotomi, Solusi Atasi Lidah Pendek pada Bayi

Health | Jum'at, 20 Januari 2017 | 18:50 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×