Botaki Rambut Anak Biar Lebat, Ternyata Mitos

Dythia Novianty, Risna Halidi

Minggu, 26 Februari 2017 | 06:15 WIB
Botaki Rambut Anak Biar Lebat, Ternyata Mitos
Ilustrasi anak botak, gundul. [Shutterstock]

Suara.com - Merawat buah hati, ada praktik turun temurun yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia sebagai 'syarat' tertentu. Salah satunya adalah jika orangtua menginginkan buah hatinya memiliki rambut yang lebat dengan jalan pintas, mencukur habis rambut buah hatinya.

Namun dr Margareta Komalasari SpA dari RS Pusat Pertamina dan Brawijaya Women & Children Hospital, tegas menyangkal asumsi tersebut dan mengatakan bahwa hal itu hanya mitos belaka.

Menurutnya, ada dua faktor utama mengapa anak memiliki rambut tipis. Faktor pertama adalah genetika yang dibawa dari orangtuanya dan menurun pada buah hatinya. Faktor kedua adalah faktor eksternal atau lingkungan seperti asupan gizi, hormon, perawatan dan kebiasaan.

"Selain faktor genetik juga ada faktor eksternal seperti asupan nutrisi. Makanan yang baik yang merangsang seperti apa? Yang pasti sehat seimbang. Dalam makanan terkandung protein, lemak, sayur-sayuran atau buah-buahan," jawab dr Margareta dalam sebuah sesi tanya jawab di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Meski begitu, orangtua juga bisa memberikan asupan nutrisi dan merawat rambut buah hati dengan bahan-bahan alami yang sudah dipercaya khasiatnya.

"Bahan alami seperti alpukat, kemiri, minyak zaitun atau lidah buaya. Kemiri sangat baik karena mengandung asam linolenat dan linolenat yang dapat menebalkan rambut," sambungnya.

Sebagai seorang dokter, Margareta juga kerap melihat anak usia dua tahun yang sulit sekali terangsang pertumbuhan rambutnya dan masih sangat tipis. Jika sudah begitu, dia menyarankan agar orangtua bersabar.

"Cukur sampai habis baru rambut akan tumbuh hanya mitos. Rambut anak akan mulai kelihatan arahnya saat di usia 3 tahun," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Masalah Rambut yang Sering Dialami Anak

Ini Masalah Rambut yang Sering Dialami Anak

Health | Sabtu, 25 Februari 2017 | 18:01 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB